• Rabu, 30 November 2022

Tok! Kemendikbudristek Tetapkan Syair Gulung dan Kanjan Serayong Jadi Warisan Budaya Tak Benda

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:01 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang bersama tokoh adat memaparkan arti dan makna Syair Gulung dan ritual adat Kanjan Serayong Dayak Pesaguan Kabupaten Ketapang. (Insidepontianak.com/Ist)
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang bersama tokoh adat memaparkan arti dan makna Syair Gulung dan ritual adat Kanjan Serayong Dayak Pesaguan Kabupaten Ketapang. (Insidepontianak.com/Ist)

KETAPANG, insidepontianak.com - Syair Gulung dan ritual adat Kanjan Serayong Dayak Pesaguan Kabupaten Ketapang ditetapkan jadi warisan budaya tak benda Indonesia

Sidang penetapan Syair Gulung dan ritual adat Kanjan Serayong menjadi warisan budaya tak benda melalui proses penilaian yang panjang.

Pengesahannya dilakukan pada Jumat (30/9/2022). Pada sidang tersebut, pejabat pemerintah daerah Kabupaten Ketapang bersama kalangan pemangku adat, memaparkannya di hadapan tim ahli waris budaya dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi secara virtual.

Baca Juga: Catat, Tragedi Kanjuruhan Malang Ternyata Lebih Mencekam Dibanding Tragedi Heysel di Inggris 1985

Kepala Bidang Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang, Samson Nopen menerangkan, bahwa Syair Gulung dan Kanjan Serayong menjadi yang perdana di Kabupaten Ketapang yang sukses lolos menjadi warisan budaya tak benda Indonesia.

"Kami dari bidang kebudayaan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mensuport dan memberikan data-data, sehingga pada tahun ini warisan budaya ketapang Syair Gulung dan Kanjan Serayong lolos sebagai warisan budaya Indonesia," kataa Samson Nopen.

Samson pun menyampaikan, tahun depan pihaknya bakal mendaftarkan warisan budaya Ketapang yang lain, agar bisa dipatenkan menjadi budaya tak benda Indonesia.

Baca Juga: Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Sampaikan Duka Mendalam, Bangun Posko Crisis Center

Menurutnya, sejumlah kendala dihadapi saat melengkapi syarat penetapan warisan budaya, seperti kurangnya karya ilmiah berupa skripsi, tesis, jurnal atau buku yang menulis warisan budaya Ketapang.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ESI Ketapang Raih 5 Mendali di Porprov Kalbar 2022

Kamis, 24 November 2022 | 17:44 WIB

CMI Site Sandai Serap 80 Persen Pekerja Lokal

Rabu, 23 November 2022 | 17:58 WIB
X