• Rabu, 7 Desember 2022

Latih 575 Petugas Regsose, Kepala BPS: Untuk Menjaga Kualitas Data

- Selasa, 27 September 2022 | 16:30 WIB
Kepala BPS Sanggau, Murohman saat memberi sambutan pelatihan petugas Regsosek di Hotel Grand Narita, Selasa (27/9/2022)./Istimewa
Kepala BPS Sanggau, Murohman saat memberi sambutan pelatihan petugas Regsosek di Hotel Grand Narita, Selasa (27/9/2022)./Istimewa

SANGGAU, insidepontianak.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sanggau melaksanakan pelatihan 575 petugas pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 di aula Hotel Grand Narita, Selasa (27/9/2022).

Pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. Dan pendataan akan digelar pada 15 Oktorber - 14 November 2022.

"Pelatihan petugas dilaksanakan selama 5 gelombang dengan kelas sebanyak 26 kelas, petugas akan mendapatkan pelatihan selama 2 hari efektif. Kemudian petugas yang akan dilatih sebanyak 575 petugas pendataan lapangan (PPL), 150 petugas pemeriksa lapangan (PML), dan 28 koordinator sensus kecamatan (Koseka)," ujar Kepala BPS Sanggau, Murohman.

Baca Juga: Hingga September 2022, Kasus DBD di Sanggau Capai 29 Kasus, Tak Ada Korban Meninggal

Murohman menyampaikan, pelatihan petugas merupakan rangkaian dari kegiatan Regsosek sebelum petugas melakukan pendataan lapangan.

"Pelatihan dilakukan untuk menjaga kualitas data yang dihasilkan dalam pendataan awal Regsosek," ungkap Murohman.

Murohman menyabut, Petugas akan mempelajari mekanisme pendataan serta konsep dan definisi variabel yang digunakan dalam pendataan. dengan pelatihan seluruh petugas agar mempunyai persepsi yang sama terhadap setiap pertanyaan dalam kuesioner.

"Selain itu, petugas juga dilatih teknik komunikasi dalam melakukan wawancara kepada responden," ucap Murohman.

Murohman juga menekankan pentingnya untuk menghasilkan data yang baik dan berkualitas sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Komunikasi dan koordinasi dengan aparat desa dan ketua satuan lingkungan setempat perlu dilakukan untuk kelancaraan pendataan. Kerjasama dalam tim harus dilakukan untuk menjaga kualitas data," pungkas Murohman.***

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKPRMI Sanggau Gelar Pelatihan ke Guru TK dan TPA

Senin, 5 Desember 2022 | 12:45 WIB

DPRD Sanggau Sahkan APBD 2023 Sebesar Rp1,8 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 20:43 WIB
X