• Rabu, 7 Desember 2022

Dinsos P3AKB Sanggau Ajak Media Massa Wujudkan Media Ramah Anak

- Sabtu, 24 September 2022 | 14:09 WIB
Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat bersama sejumlah media massa di daerah itu menggelar rapat penguatan jejaring perlindungan khusus anak di Kabupaten Sanggau, dalam rangka mewujudkan media massa ramah anak, Jumat (23/9/2022). (Inside Pontianak/Candra)
Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat bersama sejumlah media massa di daerah itu menggelar rapat penguatan jejaring perlindungan khusus anak di Kabupaten Sanggau, dalam rangka mewujudkan media massa ramah anak, Jumat (23/9/2022). (Inside Pontianak/Candra)

SANGGAU, insidepontianak.com - Dinas Sosial Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat bersama sejumlah media massa di daerah itu menggelar rapat penguatan jejaring perlindungan khusus anak di Kabupaten Sanggau, dalam rangka mewujudkan media massa ramah anak, Jumat (23/9/2022).

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Dinsos P3AKB Sanggau Herlina Rita mengatakan peran media sangat strategis, oleh karena itu, pihaknya berharap ada subangsi pemikiran, saran dan gagasan serta bertukar informasi guna mewujudkan media yang ramah anak.

"Karena peran tumbuh kembang anak itu bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah tetapi kita semua, termasuklah media massa," kata Herlina Rita.

Herlina Rita menerangkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, media massa turut serta memberikan perlindungan bagi anak. Karena anak, merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi dari pemberitaan negatif agar dapat tumbuh dan berkembang dengan wajar.

Baca Juga: Wabup Fahrur Rofi Lepas Rally Wisata Bakti Khatulistiwa Menuju Festival Pesona Temajuk

"Harapan kami dukungan dari media untuk mewujudkan pemberitaan yang ramah anak. Dengan dukungan rekan-rekan media ini nantinya anak-anak kita bisa tumbuh dan berkembang dengan baik," harapnya.

Lebih lanjud Herlina mengatakan, berdasarkan hasil diskusi dengan media massa di Sanggau, disepakati akan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang menjadi pedoman atau acuan untuk pemberitaan tentang anak.

"Kami bersepakat membuat semacam draf pedoman pemberitaan tentang anak yang mengacu pada kesepatan antara Dewan Pers dengan KPPPA. Draf kesepakatan itu nanti akan kami bahas bersama rekan-rekan media dipertemuan berikutnya," ungkapnya.

Menurutnya, setelah disepakati, draf ini akan jadi pedoman atau acuan bagi media dalam menulis berita yang menyangkut anak.

 “Utamanya berita anak yang berhadapan dengan hukum, baik anak sebagai saksi, anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku," pungkasnya. (Candra).

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Tags

Terkini

BKPRMI Sanggau Gelar Pelatihan ke Guru TK dan TPA

Senin, 5 Desember 2022 | 12:45 WIB

DPRD Sanggau Sahkan APBD 2023 Sebesar Rp1,8 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 20:43 WIB
X