• Jumat, 2 Desember 2022

TIM SAR Hentikan Pencarian Korban Longsor PETI Lembah Bawang, Ini Alasannya

- Rabu, 21 September 2022 | 14:44 WIB
Pencarian pekerja tambang emas ilegal atau PETI  di lembah Bawang Bengkayang tertimbun longsor terus dilakukan aparat gabungan. (Insidepontianak.com/Ist)
Pencarian pekerja tambang emas ilegal atau PETI di lembah Bawang Bengkayang tertimbun longsor terus dilakukan aparat gabungan. (Insidepontianak.com/Ist)

BENGKAYANG, insidepontianak.com - Tim SAR gabungan menghentikan pencarian korban longsor di lokasi tambang ilegal atau PETI di Lembah Bawang perbatasan Bengkayang-Sambas.

Longsor ini semula dilaporkan menimbun 20 pekerja. Sementara yang berhasil ditemukan sebanyak 13 orang. Empat di antaranya tewas. Sedangkan sembilan selamat.

Baca Juga: Usai Belajar ke Bappenda Malang, Pemkab Ketapang akan Bangun Sistem Peningkatan PAD

Anggota Basarnas Sintete, Izul menyebut penghentian pencarian korban longsor PETI Lembah Bawang setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Pertimbangan utamanya, hingga saat ini tak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban yang telah dicari baik secara manual maupun alat berat.

Baca Juga: Desa Wisata Temajuk, Eksotik Pantai yang Indah, Dulunya Daerah Transmigrasi, Tempat Eks PKI Bersembunyi

"Tak ada tanda-tanda korban ditemukan hingga saat ini. Karena itu pencarian diputuskan diberhentikan," kata Izul, Rabu (20/9/2022).

Namun demikian, Izul menegaskan pencarian korban bisa kembali dilakukan apabila ada warga yang melapor atas kehilangan keluarganya di lokasi itu.

Baca Juga: Andaikan Letkol Untung Tidak Panik Lihat Tentara Dalam Bus, Dalang G30S PKI Ini Mungkin Lolos Hukuman Mati

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Dinas Nakes di Bengkayang Terbakar

Rabu, 9 November 2022 | 19:14 WIB
X