• Rabu, 7 Desember 2022

Optimis, Pembangunaan Aronk Belopa Kota Sanggau Rp 4 Miliar Ini Bisa Penuhi 20 Persen Ruang Terbuka Hijau

- Selasa, 20 September 2022 | 16:02 WIB
Pengerjaan pembangunan Aronk Belopa atau alun-alun Kota Sanggau gelontorkan anggaran 4 Milyar lebih dan dilakukan pengerjaan 3 tahap.
Pengerjaan pembangunan Aronk Belopa atau alun-alun Kota Sanggau gelontorkan anggaran 4 Milyar lebih dan dilakukan pengerjaan 3 tahap.

SANGGAU, insidepontianak.com - Pembangunan Aronk Belopa atau alun-alun Kota Sanggau menelan anggaran hingga Rp 4 Miliar lebih, dimana pengerjaan dilakukan tiga tahap.

"Rp 4 Miliar itu murni dari APBD Kabupaten Sanggau, APBD Provinsi Kalbar itu hanya intervensi di trotoar. Anggaran murni dibantu provinsi itu hanya air mancur. Nanti kedepannya, kita tawarkan untuk lanjutkan ini, karena provinsi juga concern terharap Ruang Terbuka Hijau (RTH)," kata Kepala Dinas Perumahan, Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DPCKTRP) Kabupaten Sanggau, Didit Richardi, Selasa (20/9/2022).

Didit Richardi mengatakan pembangunan taman belopa Kota Sanggau, yang persis di seberang gedung Pengadilan Negeri Sanggau adalah untuk pemenuhan 20 RTHK Kota Sanggau.

Baca Juga: Toko Sembako di Sukadana Terbakar, Bupati Citra Turut Prihatin, Akui Kekurangan Armada Pemadam

"Mengandalkan hutan kota itu belum cukup 20 persen RTH kota, jadi ini salah satu kita menjawab kebutuhan RTH. Selain itu, untuk masyarakat berkumpul. Karena sekarang ini kan lebih pada indeks kebahagiaan warga kota, jadi sama seperti kota-kota lain, kita perlu wisata didalam kota," ujar Didit Richardi.

Didit Richardi mengakui saat ini Pemkab belum dapat memenuhi sarana dan prasarana yang membuat masyarakat betah di Kota Sanggau. Dengan pembangunan alun-alun tersebut diharapkan masyarakat kota tifak perlu lagi berwisata ke luar kota.

“Mereka bangga di dalam daerahnya ada ada tempat-tempat wisata,” ucap Didit Richardi.

Didit Richardi berharap pembangunan taman belopa juga bukan hanya dari pemerintah, pihak swasta pun digandeng.

“Seperti food court ini rencana kami tawarkan ke swasta. Karena ndak mungkin APBD mampu. Juga videotron yang rencananya dekat dengan tempat parkir itu. Itu kami tawarkan ke pihak ketiga. Karena kalau mengandalkan APBD, tidak akan terwujud RTH yang kita inginkan,” ungkap Didit Richardi.

Didit Richardi menambahkan sebelum masa jabatan PH-YO berakhir pada tahun 2024, pembangunan alun-alun sudah selesai.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKPRMI Sanggau Gelar Pelatihan ke Guru TK dan TPA

Senin, 5 Desember 2022 | 12:45 WIB

DPRD Sanggau Sahkan APBD 2023 Sebesar Rp1,8 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 20:43 WIB
X