• Jumat, 2 Desember 2022

Bupati Darwis Prihatin PETI di Lembah Bawang Tewaskan Pekerja, Klaim Sudah Berupaya Atasi Tambang Emas Ilegal

- Senin, 19 September 2022 | 22:57 WIB
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis diwawancarai wartawa saat tinjau lokasi longsor di lokasi tambang emas ilegal atau PETI di Lembah Bawang, Senin (19/9/2022). (Insidepontianak.com/Ist)
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis diwawancarai wartawa saat tinjau lokasi longsor di lokasi tambang emas ilegal atau PETI di Lembah Bawang, Senin (19/9/2022). (Insidepontianak.com/Ist)

BENGKAYANG, Insidepontianak.com - Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis tinjau lokasi longsor tambang emas ilegal atau PETI di Lembah Bawang yang menimbun puluhan pekerja, Senin (19/9/2022).

Di kesempatan itu, Bupati Darwis juga melihat langsung proses pencarian korban yang belum berhasil ditemukan.

"Kita sangat prihatin atas peristiwa yang terjadi ini," ucap Bupati Darwis.

Baca Juga: Wabup Kayong Utara Minta Semua Pihak Bersinergi Kendalikan Inflasi Pangan

Ia mengklaim, selama ini Pemerintah Kabupaten Bengkayang telah melakukan berbagai upaya menertibkan tambang emas ilegal.

Bahkan kata Bupati Darwis penangan PETI di Bengkayang melibatkan lintas sektoral. Upaya persuasif kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI juga diklaim terus dilakukan.

Namun faktanya, PETI masih terjadi. Bahkan, kembali memakan korban jiwa. Longsor di lokasi PETI Lembah Bawang pada Kamis (15/9/2022) menimbun sejumlah pekerja.

Baca Juga: Pemkab Ketapang Besama Masyarakat Adat Buat Konsesus untuk Jaga Investasi yang Kondusif

Empat korban telah ditemukan meninggal, dan delapan orang berhasil selamat dengan kondisi luka-luka berdasarkan data Polres Bengkayang. Sementara sisanya masih dicari.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Dinas Nakes di Bengkayang Terbakar

Rabu, 9 November 2022 | 19:14 WIB
X