• Jumat, 2 Desember 2022

Setelah Jatuh Korban Jiwa, Polres Bengkayang Baru Tangkap Pemilik PETI Lembah Bawang, Ini Kata Pengamat

- Sabtu, 17 September 2022 | 19:17 WIB
Eksavator yang digunakan untuk membantu proses evakuasi korban PETI di Bengkayang milik PT RHU.
Eksavator yang digunakan untuk membantu proses evakuasi korban PETI di Bengkayang milik PT RHU.

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Polres Bengkayang menangkap pemilik tambang emas ilegal atau PETI di Lembah Bawang berinisal R yang longsor menimbun 20 pekerja.

Tambang emas ilegal itu longsor pada Kamis (15/9/2022). Sampai saat ini, baru 13 orang ditemukan. Tujuh di antaranya meninggal dunia. Sementara lima orang luka-luka.

Aparat gabungan terdiri dari unsur BPBD, Tim SAR, TNI dan Polri masih berada di lokasi mencari korban-korban yang belum ditemukan.

Baca Juga: Cek Apakah Nama Kamu Terdaftar Sebagai Penerima Bansos BSU? Cari Tahu Di Sini!

Kasatreskrim Polres Bengkayang, Iptu Sagi menyebut, pemilik tambang ilegal ditangkap pihaknya pada Sabtu (16/9/2022).

Alat berat berupa excavator serta mesin dompeng yang ada di lokasi tambang ilegal tersebut juga disita sebagai barang bukti.

"Ya, (red, pemilik tambang R) sedang dalam proses pemeriksaan," kata Iptu Sagi kepada Insidepontianak.com.

Baca Juga: Cek Apakah Nama Kamu Terdaftar Sebagai Penerima Bansos BSU? Cari Tahu Di Sini!

Orang yang disebut pemilik tambang itu merupakan warga Dusun Babane, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Dinas Nakes di Bengkayang Terbakar

Rabu, 9 November 2022 | 19:14 WIB
X