• Jumat, 2 Desember 2022

Janji Kapolri Sigit Tuntaskan PETI di Kalbar Belum Terlihat, Pengamat: Tindak Aparat Nakal

- Sabtu, 17 September 2022 | 15:08 WIB
Pengamat Pertambangan Kalbar, Herman Hofi Munawar (Insidepontianak.com/Dok IP)
Pengamat Pertambangan Kalbar, Herman Hofi Munawar (Insidepontianak.com/Dok IP)

 

PONTIANAK, insidepontianak.com - Delapan bulan sudah berlalu. Janji Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyelesaikan persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin atau PETI saat berkunjung di Kalbar,
Kamis (20/1/2022), belum membuahkan hasil.

Aktivitas PETI di Kalbar masih terjadi, dan Kamis (15/9/2022) puluhan penambang tertimbun longsor, di Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Bengkayang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya merespon positif terkait dampak negatif dari aktivitas PETI di Kalbar. Kapolri memastikan, akan menurunkan tim untuk ke lokasi.

Baca Juga: Pencarian Korban Longsor Aktivitas PETI di Lembah Bawang Gunakan Alat Berat PT RHU

"Langsung saya jawab saya, besok saya akan turunkan tim dari Mabes," kata Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai insidepontianak.com usai meninjau vaksinasi di Kubu Raya, Rabu (19/1/2022).

Pernyataan Kapolri, sebelumnya sempat diragukan Pengamat Hukum, Universitas Panca Bhakti Herman Hofi Munawar.

"Masyarakat sudah capek dengan omongan ini. Dari dulu petinggi Polri ngomongnya begini, tapi tak ada eksekusinya," kata Herman Hofi Munawar kepada insidepontianak.com, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: PETI Bengkayang Makan Korban, Pengamat: Bukti Kelalaian Pemda, Aktivitas Gunakan Alat Berat

Ia pun mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuktikan pernyataannya untuk menuntaskan persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalimantan Barat. Termasuk menindak jajaran polisi yang terlibat.

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Insidepontianak.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Dinas Nakes di Bengkayang Terbakar

Rabu, 9 November 2022 | 19:14 WIB
X