• Rabu, 7 Desember 2022

Antisipasi Banjir, BPBD Sanggau Terus Pantau Debit Sungai Kapuas

- Jumat, 2 September 2022 | 16:48 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau Saat memantau debit Air di Sungai Kapuas, Jumat (2/9/2022)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau Saat memantau debit Air di Sungai Kapuas, Jumat (2/9/2022)

SANGGAU, insidepontianak.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau terus memantau debit air Sungai Kapuas yang berada di sekitaran dalam kota.

"Dalam beberapa hari ini, teman-teman dari Polairud bersama Tim Reaksi Cepat BPBD rutin melakukan pantauan terhadap debit air Sungai Kapuas," kata Kasi Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro, Jumat (2/8/2022).

Dikatakan Kristian Hendro, Pemantauan sebagai langkah antisipasi meluapnya air ke perumahan penduduk, yang dilakukan di sekitaran bantaran Sungai Kapuas mulai dari Desa Inggris hingga ke arah Erna dan di lingkungan Liku.

Baca Juga: Tahun 2022, Kabupaten Sanggau Catat Ada Puluhan Kasus HIV AIDS

"Kemarin dan hari ini kondisi debit air Sungai Kapuas di wilayah Kelurahan Tanjung Sekayam masih naik. Sementara permukaan air di lingkungan Liku terpantau naik 3 centimeter. Namun debit air belum menggenangi hingga ke pemukiman warga," ungkap Kristian Hendro.

Ditanya banjir yang terjadi di Kecamatan Meliau, Kristian Hendro mengaku menerima informasi tersebut. Namun, dia menyebut, pihaknya masih belum menerima laporan dari kepala desa dan Camat Meliau.

"Kami belum mengetahui banjir terjadi di wilayah mana saja, karena kepala desa dan Camat Meliau belum ada menyampaikan laporan," ujar Kristian Hendro.

Kristian Hendro menambahkan, pihaknya juga masih menunggu rilis resmi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar. Namun begitu, warga Kabupaten Sanggau diminta tetap waspada terhadap banjir.

"Terutama warga yang tinggal di wilayah dekat sungai dan wilayah rawan banjir lainnya, kita minta waspada. Selain itu, kita minta juga warga mewaspadai tanah longsor dan puting beliung yang bisa terjadi kapan saja ketika cuaca ekstrim," pungkas Kristian Hendro. ***

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKPRMI Sanggau Gelar Pelatihan ke Guru TK dan TPA

Senin, 5 Desember 2022 | 12:45 WIB

DPRD Sanggau Sahkan APBD 2023 Sebesar Rp1,8 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 20:43 WIB
X