• Rabu, 7 Desember 2022

Kepala Imigrasi Putussibau Sampaikan Malaysia Hanya Berlakukan Pas Merah di Lima Kecamatan Perbatasan

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 00:08 WIB
Pelayanan pembuatan dan perpanjangan Paspor di Imiggrasi Putussibau, Kapuas Hulu. (Insidepontianak.com/Ist)
Pelayanan pembuatan dan perpanjangan Paspor di Imiggrasi Putussibau, Kapuas Hulu. (Insidepontianak.com/Ist)

KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Kepala Imigrasi Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Hanafi menyampaikan, sampai saat ini, Malaysia belum memberlakukan Paspor Lintas Batas atau Pas Merah untuk seluruh masyarakat Kapuas Hulu yang tinggal di perbatasan Malaysia.

Pas Merah merupakan dokumen perjalanan yang wajib dimiliki warga perbatasan yang keluar masuk PLBN.

Dokumen Pas Merah sangat diperlukan masyarakat perbatasan, supaya lebih mudah keluar masuk untuk mendukung aktivitas perekonomian mereka.

Namun sayang, Malaysia masih membatasi penggunaan Pas Merah untuk masyarakat perbatasan di PLBN Badau Kapuas Hulu.

Baca Juga: Selebgram Pontianak Rey Baday Dibui karena Hina Seseorang dengan Kata Binatang, Ini Korbannya

"Terkait mengapa belum bisa? Belum ada kejelasan pasti dari pemerintah Malaysia. Dan pastinya, kita masih menggunakan informasi selanjutnya dari negara Malaysia," kata Hanafi, kepada Insidepontianak.com, Selasa 16 Agustus 2022.

Hanafi menjelaskan, penggunaan Pas Merah saat ini masih hanya berlaku khusus masyarakat yang tinggal di lima kecamatan wilayah Badau.

Di antaranya, Kecamatan Badau, Batang Lupar, Puring Kencana, Empanang, dan Kecamatan Embaloh Hulu.

"Sejak dibukanya border PLBN Nanga Badau, pembuatan paspor memang sangat luar biasa. Termasuk pembuatan Pas Merah untuk masyarakat di lima kecamatan tersebut," kata Hanafi.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X