• Minggu, 25 September 2022

Wah Hebat, Kota Pontianak Ligat PSC 119: Tinggal Pencet, Layanan Darurat Siap Menjemput Kamu!

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:45 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melihat data yang ada di Posko Ligat PSC 119
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melihat data yang ada di Posko Ligat PSC 119

PONTIANAK, insidepontianak.com - Warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang membutuhkan layanan gawat darurat, seperti layanan cepat tanggap darurat kesehatan, kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, bencana alam, kebakaran dan lainnya, kini cukup menghubungi 119.

Nomor layanan Link Gawat Darurat (Ligat) Public Safety Center 119 ini diluncurkan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Wali Kota Edi menyatakan, diluncurkannya Ligat PSC 119 ini bertujuan memberikan pelayanan gawat darurat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Apresiasi Keberanian Bupati Sambas Tegur Sopir Truk Sawit, Lerry Kurniawan Figo Dorong Pembentukan Perbup

"Dengan adanya layanan ini diharapkan warga yang membutuhkan penanganan cepat seperti serangan jantung, stroke, termasuk penyakit-penyakit lainnya serta kejadian bencana alam bisa segera tertangani," ujar Wali Kota Edi usai melaunching Ligat PSC 119 di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Senin (15/8/2022).

Dalam pelaksanaannya, sarana prasarana pusat layanan ini berbasis aplikasi dan peralatan yang disiapkan untuk menerima laporan gawat darurat, termasuk ambulance. Layanan ini tersedia 24 jam.

"Silakan menghubungi nomor akses tersebut jika ada warga yang membutuhkan layanan darurat," kata Wali Kota Edi.

Agar layanan Ligat PSC 119 ini berjalan optimal, pihaknya sudah memetakan titik-titik rawan, mulai dari fasilitas kesehatan, logistik, jarak terdekat dengan pelayanan kesehatan serta koordinasi instansi terkait. Ligat PSC 119 ini tidak hanya fokus pada layanan gawat darurat kesehatan saja, tetapi juga penanganan bencana alam maupun kebakaran dan situasi darurat lainnya.

"Layanan Link Gawat Darurat ini melibatkan Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas PUPR, dan ada beberapa instansi lainnya untuk tanggap darurat," imbuh Wali Kota Edi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko menjelaskan, memang awalnya layanan serupa sudah tersedia di Dinas Kesehatan Kota Pontianak, hanya belum optimal.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X