• Sabtu, 1 Oktober 2022

Salam Menanjak Kubu Raya Resmi Miliki Hak Cipta

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:58 WIB
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan (Antara)
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan (Antara)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Salam Menanjak khas Kabupaten Kubu Raya resmi memiliki hak cipta. Salam yang diciptakan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan ini kini hak ciptanya dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Hal itu tertuang dalam Surat Pencatatan Ciptaan yang diterbitkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tertanggal 12 Agustus 2022.

Dalam surat bernomor ECO0202253055, dinyatakan bahwa gerakan salam menanjak telah mendapatkan perlindungan dalam jangka waktu  selama hidup sang pencipta dan 70 tahun setelah pencipta meninggal dunia, terhitung mulai tanggal 1 Januari tahun berikutnya.

Salam Menanjak merupakan gerakan atau koreografi ciptaan Muda Mahendrawan. Gerakannya adalah telapak tangan terbuka yang diletakkan di depan dada dengan ujung-ujung jari mengarah diagonal ke atas. Salam yang sangat populer di Kabupaten Kubu Raya ini menjadi narasi nonverbal simbolik. Maknanya adalah ajakan kepada masyarakat untuk bersikap progresif, yakni selalu berupaya meningkatkan kualitas di semua bidang kehidupan.

Baca Juga: Bupati Muda Sebut Bandara Supadio Berperan Berdayakan Ekonomi Lokal Kubu Raya

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan salam menanjak menjadi spirit bagi upaya menggerakkan seluruh sumber daya manusia dan potensi-potensi lainnya yang ada. Salam menanjak, kata Muda, memiliki filosofi bahwasanya saat ini tantangan sangat besar dan untuk itu dibutuhkan sebuah daya juang.

“Kalau menanjak pada posisi jari terbuka dan diagonal ke atas, gerakannya ini menunjukkan kita menanjak yang berarti adanya sebuah daya juang. Karena kita butuh daya juang, tidak mudah menyerah dan itulah filososi utamanya. Kalau datar, kita tidak akan berkeringat. Kurang berjuang. Kalau menanjak tentu kita menggerakkan agar semua punya daya juang,” tuturnya menjelaskan.

Muda melanjutkan, salam menanjak juga merupakan upayanya dalam membangun pikiran bawah sadar. Yakni pikiran-pikiran optimistis, progresif, dan dinamis yang bermuara pada adanya sebuah peningkatan kualitas.

“Kita bertekad menanamkan sebuah titik berangkat bagaimana untuk mengejar cita-cita dan impian itu benar-benar totalitas. Dengan gerakan ini, kita mengartikan bahwa ketika kita menanjak, maka setiap level akan menaikkan kualitas kita. Dengan begitu akan lebih tinggi cara kita memandang. Dan di situlah kita akan lebih bijak dalam melihat solusi-solusi jalan keluar. Berpikir mendunia, berpikir global,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa salam menanjak menunjukkan sebuah progresivitas dan optimisme yang tinggi. “Hak cipta ini tentu sangat penting karena dengan langkah ini kita ingin mempunyai rasa memiliki yang lebih tinggi. Dan gerakan ini bukan statis tapi bergerak terus ke atas. Inilah makna filosofis daripada salam menanjak,” tutupnya.

Baca Juga: 6 Desa di Kubu Raya Terima Kode Wilayah, Bupati Muda Ingatkan Masyarakat Tidak Euforia

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Prokopim Kubu Raya

Tags

Terkini

Sekda Yusran Apresiasi Kiprah FKUB Kubu Raya

Selasa, 13 September 2022 | 16:46 WIB

Harga BBM Naik, Inflasi di Kubu Raya Masih Terkendali

Selasa, 6 September 2022 | 12:59 WIB

Merintis Taman Baca, Mendekatkan Buku kepada Anak

Senin, 29 Agustus 2022 | 19:05 WIB
X