• Minggu, 25 September 2022

DSP3A Sampaikan Alasan Tingginya Kasus ODGJ di Bengkayang

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:11 WIB
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Bengkayang, Damianus (Baruna)
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Bengkayang, Damianus (Baruna)

BENGKAYANG, Insidepontianak.com - Kasus Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Bengkayang terbilang cukup tinggi. Tercatat paling tidak lebih dari 100 orang mendapatkan penanganan ODGJ saat ini.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Bengkayang, Damianus menuturkan, alasan banyaknya kasus ODGJ karena letak Kabupaten Bengkayang berada ditengah-tengah kabupaten lain.

Kemudian letak Rumah Sakit untuk gangguan jiwa terdapat pula di Kabupaten Bengkayang, dengan adanya rumah sakit jiwa itu, kadangkala terdapat beberapa oknum yang nakal, menurunkan ODGJ dan melepaskannya di wilayah batas Kabupaten Bengkayang.

Baca Juga: Rutan II B Bengkayang Butuh Alat Deteksi Narkoba

"Sehingga kita yang aktif dan peduli di sini, tak membiarkan itu, dan langsung melakukan penanganan, karena mobilisasinya dekat," katanya, Jumat (12/8/2022).

Damianus menegaskan, kasus ODGJ yang tinggi saat ini karena faktor Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang peduli terhadap ODGJ yang marak di jalanan, padahal ODGJ tersebut datang dari kabupaten lain. Karena itu kasus ODGJ di Bengkayang cukup tinggi.

"Untuk informasi lebih detail dan lengkapnya coba tanya rumah sakit yang menangani itu, pasti ketahuan daerah asli ODGJ tersebut berasal," terangnya. (Baruna)

Baca Juga: Komisi III DPRD Bengkayang Panggil Disdikbud terkait Keluhan SMPN 4 Bengkayang

Editor: Andi Ridwansyah

Tags

Terkini

X