• Senin, 3 Oktober 2022

Ferdy Sambo Nagis di Hadapan Kompolnas, Mahfud MD Nilai Upaya Pengkondisian Psikologis

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD mengungkap fakta-fakta terkait kasus penembakan Brigadir J yang direncanakan Fredy Sambo di acara Podcast Deddy Corbuzier. (Insidepontianak.com/tangkapan layar yuotobe podcast Deddy Corbuzier.)
Menkopolhukam Mahfud MD mengungkap fakta-fakta terkait kasus penembakan Brigadir J yang direncanakan Fredy Sambo di acara Podcast Deddy Corbuzier. (Insidepontianak.com/tangkapan layar yuotobe podcast Deddy Corbuzier.)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Sebelum skenario pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terbongkar, Mekopolhukam Mahfud MD menyebut Irjen Fredy Sambo sempat menangis di hadapan Komisioner Kompolnas, Pungki Indarti.

Jenderal bintang dua itu mengaku dizalimi. Mahfud MD menyebut, sikap Irjen Fredy Sambo itu menyiratkan ada upaya “mencari pembelaan”.

"Ada upaya, pengkondisian psikologis saat itu. Agar ada yang bela (red, Ferdy Sambo) terzalimi. Istrinya dilecehkan," kata Mahfud MD dalam acara podcast YouTube Deddy Corbuzier.

Baca Juga: Mobil Tabrak Tiang Listrik dan Pagar Masjid Miftahudin Pontianak

Menurut Mahfud MD, sebelum terungkapnya kasus ini, tidak banyak yang tahu sudah banyak jebakan psikologis yang dilakukan Ferdy Sambo kepada orang-orang tertentu.

"Ini untuk mendukung terjadi pelecehan dan tembak menembak yang dilakukan Bhrada E," ucapnya.

Mahfud MD mengatakan, Komisioner Kompolnas, Pungki Indarti jadi orang yang pertama coba dipengaruhi. Bahkan Pungki disebut sempat dipanggil Fredy Sambo di kantornya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Lihat Gembok atau Anjing? Sosok yang Kamu Lihat Pertama Kali Bisa Gambarkan Kreativitas Kamu

Pungki pun kata Mahfud MD datang di kantor Fredy Sambo. Kala itu, ia bercerita kepada Mahfud bahwa jenderal bintang dua itu hanya menangis.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X