• Minggu, 25 September 2022

Dinkes Sanggau Optimis Angka Stunting Tahun 2023 Turun 22 Persen

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:24 WIB
Hari Anak Nasional, Ema: Waspadai Generasi 'Merunduk' Berkomunikasi Secara Horizontal (Humas Kota Bandung)
Hari Anak Nasional, Ema: Waspadai Generasi 'Merunduk' Berkomunikasi Secara Horizontal (Humas Kota Bandung)

SANGGAU, insidepontianak.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau optimis angka stunting dapat turun diangka 22 persen pada tahun 2023.

“Rembuk Stunting langkah ketiga sebetulnya dari delapan langkah konvergensi stunting. Jadi percepatan penurunan stunting itu harus teritegrasi," kata Kadis Dinkes Sanggau, Kalimantan Barat, Ginting, Rabu (10/8/2022)

"Khusus untuk bidang kesehatan, tentu kita melihat mulai dari status gizi anak remaja, terkait pemberian tablet penambahan darahnya, status gizi ibu hamil, ibu melahirkan, kemudian pemberian ASI Ekslusif terhadap bayi baru lahir," sambung Ginting.

Baca Juga: Tenaga Honorer Dihapus Tahun 2023, Pemkab Sanggau Berupaya Cari Solusi Terbaik

Diakui Ginting, tak kalah pentingnya juga adalah kunjungan Posyandu. Melalui kunjungan Posyandu inilah dapat mendeteksi lebih awal, status gizi dari bayi. Di samping itu juga pihaknya melengkapi alat-alat yang ada.

"Seperti atropometri, kita lengkapi dan kita perbanyak. Target kita setiap desa ada satu alat. Karena bagaimanapun juga keakuratan pengukuran tinggi dan berat badan bayi akan menentukan hasil itu,” ujar Ginting.

Tahun 2022 ini, Kadis Ginting menyebut fokus pada 38 desa dari 163 desa dan 6 kelurahan se-Kabupaten Sanggau.

“Kita cari yang terendah. Tahun ini kita punya 38 desa. Berikutnya lagi ada yang namanya tim review, kita akan turun lagi ke lapangan, mereview dan menilai," ungkap Ginting.

"Sebetulnya semua desa kita intervensi, tapi yang jadi fokus perhatian kita 38 desa dari 15 kecamatan,” pungkas Ginting. ***

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X