• Minggu, 25 September 2022

3 Pekan Siswa SMPN 4 Bengkayang Belajar di Lantai, Pemerintah Diminta Ambil Langkah Sigap

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:33 WIB
Siswa-siswi SMPN 4 Bengkayang masih melakukan proses belajar mengajar di lantai kelas.  (Baruna)
Siswa-siswi SMPN 4 Bengkayang masih melakukan proses belajar mengajar di lantai kelas. (Baruna)

 

BENGKAYANG, Insidepontianak.com - Sudah berlangsung tiga pekan murid SMPN 4 Bengkayang harus belajar di lantai kelas sekolah, lantaran menumpang tak punya gedung sendiri, dan sarana-prasarana yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran. Untuk itulah Pemerintah Kabupaten Bengkayang diminta untuk mengambil langkah sigap mengatasi hal ini.

Diketahui, sejak tiga pekan lalu SMPN 4 Bengkayang mulai pindah dari SDN 09 Rangkang ke SMA Katolik yakni sejak tanggal 19 Juli 2022. Sejak itulah, siswa-siswinya pun harus duduk di lantai ketika proses belajar mengajar dilaksanakan.

Ketua Komite Sekolah, Lilisiana sangat menyesalkan kondisi ini terjadi, ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah sigap untuk segera mengatasi hal ini dan tak membiarkan siswa-siswi SMPN 4 Bengkayang terus melakukan proses belajar mengajar di lantai kelas.

"Iya, untuk sementara ini masih melantai, sampai saat ini belum ada bantuan sama ssekali," kata Lilisiana, Selasa (9/8/2022).

BBaca Juga: Akademisi Soroti Minimnya Fasilitas Pendidikan di Bengkayang, Pesimis Misi SDM Unggul Bisa Terwujud

Ia menegaskan, pihak Komite Sekolah telah mengundang rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang beserta para orangtua murid untuk membahas mengenai kurikulum pembelajaran dan keluhan siswa dan sekolah, termasuk gedung dan prasarana. Pada tanggal 4 Agustus 2022, para anggota DPRD juga turut mengunjungi lokasi SMPN 4 Bengkayang dan melihat langsung situasi siswa-siswi yang belajar di lantai, namun hingga saat ini belum ada tindakan baik dari Pemkab Bengkayang maupun DPRD Bengkayang.

"Kita mengharapkan bantuan dadakan, seperti kursi dan meja, agar siswa-siswi tak terus belajar di lantai. Mengingat yang kelas 9, sebentar lagi mau menghadapi ujian, perlu konsentrasi belajar yang maksimal," tambahnya.

Lilisiana menambahkan, melihat saat ini kedatangan Presiden Jokowi ke Kalbar, pihaknya pun berkeinginan mengadu langsung ke Presiden atas situasi yang mereka rasakan, terutama soal pendidikan.

"Kalau ada kesempatan sih, ingin rasanya mengadu ke Presiden langsung, biar segera ditanggapi," ucapnya penuh harap.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Tags

Terkini

X