• Minggu, 25 September 2022

Diputus 6 Bulan Penjara atas Kasus ITE, Kejaksaan Bengkayang "Eksekusi" Kades Bana

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:56 WIB
Kades Bana, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang berinisal SD ditahan pihak Kejaksaan Bengkayang karea kasus dugaan pelanggaran UU ITE. (Insidepontianak.com/Ist)
Kades Bana, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang berinisal SD ditahan pihak Kejaksaan Bengkayang karea kasus dugaan pelanggaran UU ITE. (Insidepontianak.com/Ist)

BENGKAYANG, Insidepontianak.com - Kejaksaan Negeri atau Kejari Bengkayang "mengeksekusi" Kepala Desa Bana, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang berinisal SD untuk menjalani hukuman di Rutan Bengkayang.

SD diputus Pengadilan Negeri Bengkayang 6 bulan penjara karena terbukti melakukan pidanan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

Kematian Brigadir J, Pasukan Brimob Datangi Rumah Ferdy Sambo

Putusan pengadilan atas kasus ITE yang menjerat SD sejatinya sudah keluar sejak 2020. Namun, "ekskusi" terhadap Kades Bana ini baru dilakukan pihak Kejari Bengkayang, karena yang bersangkutan sakit selama dua tahun belakangan.

"Eksekusi baru dilaksanakan karena yang bersangkutan menjalani pengobatan sakit jantung di Pontianak," terang Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Bengkayang, Martino Manalu, Selasa (9/8/2022)

"Kita melakukan eksekusi penahanan terpidana SD beberapa hari lalu," sambungnya.

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir J, Pasukan Brimob Datangi Rumah Ferdy Sambo

Martino mengungkapkan, SD sebelumnya dilaporkan oleh seorang warga berinisal AK, atas dugaan tindak pidana mendistribusikan informasi elektronik yang bernada penghinaan pada 2020.

Laporan itu kemudian diproses hingga ke pengadilan. Putusan pengadilan menyatakan, SD terbukti bersalah. Dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara atas perbuatan pidana pelanggaran Undang-Undang ITE.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X