• Senin, 3 Oktober 2022

Masyarakat Tolak Perubahan Nama Pelabuhan Internasional Kijing, IJW: Bisa Gugat ke PTUN

- Senin, 8 Agustus 2022 | 14:26 WIB
Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. (Insidepontianak.com/Ist)
Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. (Insidepontianak.com/Ist)

MEMPAWAH, insidepontianak.com - Pemilihan nama Pelabuhan Tanjungpura mengganti nama Pelabuhan Internasional Kijing, di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalbar, dianggap tak aspiratif.

Pelabuhan ini rencananya akan diresmikan Presiden Jokowi pada Selasa (9/8/2022). Seiring dengan agenda peresmian itu, berbagai penolakan terkait penamaannya tuai protes dari sejumlah pihak.

Baca Juga: Kecewanya Erik ten Hag, Setan Merah Kalah di Laga Perdana

Penyematan nama Pelabuhan Tanjungpura dinilai mengabaikan aspirasi masyarakat Mempawah. Sebab, masyarakat lokal ingin pelabuhan itu diberikan nama sesuai dengan lokasi dan kearifan lokal. Yaitu, Pelabuhan Internasional Kijing, karena berlokasi di Pantai Kijing.

Direktur Advokasi Indonesian Justice Watch (IJW) Kabupaten Mempawah, Sudianto Nursasi mengatakan, masyarakat yang menolak pemberian nama Pelabuhan Tanjungpura, bisa menggugat pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Baca Juga: Kasus Dugaan Pembunuhan Bendahara KONI Kayong Utara Belum Terungkap, Keluarga Minta Polisi Tangkap Pelaku

"Masyarakat bisa melakukan gugatan administratif pemerintah ke PTUN," katanya.

Susianto mengatakan, sejak awal masyarakat Kabupaten Mempawah menghendaki agar pelabuhan internasional tersebut diberi nama Pelabuhan Internasional Kijing.

Namun, sampai detik-detik akhir pelabuhan tersebut akan diresmikan Presiden Jokowi, tiba-tiba namanya berubah menjadi Pelabuhan Tanjungpura. Inilah yang mengecewakan masyarakat Mempawah.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X