• Rabu, 10 Agustus 2022

Bupati Muda Nilai Muatan Lokal Gambut dan Mangrove Tepat Diterapkan di Kubu Raya

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:10 WIB
 Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove yang digelar World Agroforestry (ICRAF) bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dan berkolaborasi bersama BRGM, Blue Forest dan WWF, di Gardenia Resor (Prokopim Kubu Raya)
Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove yang digelar World Agroforestry (ICRAF) bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dan berkolaborasi bersama BRGM, Blue Forest dan WWF, di Gardenia Resor (Prokopim Kubu Raya)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menilai Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove sangat tepat untuk diterapkan di sekolah di Kubu Raya, mengingat Kabupaten Kubu Raya memiliki lahan gambut dan mangrove yang cukup luas.

“Bahkan beberapa sampel penilitian menyebutkan, jenis-jenis mangrove tertentu yang tidak terdapat di wilayah Indonesia lainnya, namun ada di Kabupaten Kubu Raya,” kata Bupati Muda usai menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove yang digelar World Agroforestry (ICRAF) bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dan berkolaborasi bersama BRGM, Blue Forest dan WWF, di Gardenia Resort & Spa, Kamis (4/8/2022).

Menurut Bupati Muda, Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove ini sangat dubutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya, karena Kabupaten Kubu Raya memiliki lahan gambut dan mangrove yang cukup luas yakni, 293 ribu hektare lahan gambut dan 122 ribu hektare tanaman mangrove.

“Masyarakat, khususnya genarasi muda harus memahami hal ini. Jika kedua hal ini (gambut dan mangrove) dapat dimanfaatkan, maka generasi kita justru akan berpikir mendunia,” ujar Bupati Muda,

Bupati Muda menambahkan, melalui Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove diharapkan dapat mengudakasi masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan gambut dan hutan mangrove secara maksimal.

Baca Juga: Bupati Muda Sampaikan Usulan Tiga Raperda kepada Legislatif Kubu Raya

“Nanti, akan kita evaluasi terkait bahan ajarnya, mana yang perlu ditambah dan mana yang harus diperkuat,” ujarnya.

Bupati Muda menerangkan, Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut dan Mangrove ini akan segera dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya, bahkan pada pekan depan, akan dilakukan uji coba pembelajaran.

“Dengan kita memantik seperti ini, nantinya para guru juga akan mencari berbagai informasi terkait gambut dan mangrove ini, terutama informasi terbaru yang nantinya akan berkembang untuk didiskusikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kubu Raya M. Ayub mengatakan kedepannya pihaknya akan memonitoring dan evaluasi sekolah baik itu SD maupunn SMP yang menjadi sekolah sasaran untuk uji coba pengajaran Muatan Lokal Gambut dan Mangrove.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Tags

Terkini

X