• Rabu, 5 Oktober 2022

Ambil Sempel Hewan Ternak, Disbunak Sanggau Pastikan Sanggau Zero Case PMK

- Jumat, 29 Juli 2022 | 17:06 WIB
Petugas kesehatan Disbunak saat mengambil sampel dan PCR hewan ternak milik Apung di jalan Sultan Syahril Sanggau./ Istimewa
Petugas kesehatan Disbunak saat mengambil sampel dan PCR hewan ternak milik Apung di jalan Sultan Syahril Sanggau./ Istimewa

SANGGAU, insidepontianak.com - Pemerintah Kabupaten Sanggau berupaya memutus mata rantai penyebaran virus dan memastikan Kabupaten Sanggau 'Zero Case' atau nol kasus. Setelah sempat ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

"Kemarin kami mengambil sampel terhadap hewan ternak milik pak Apung di jalan Sultan Syahril. Disana ada 10 sampel yang kami ambil. Sampel yang diambil PCR, sampel darah dan sample serum," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sanggau, Dadan Sumarna, Jumat (29/7/2022).

Dadan Sumarna mengatakan, pengambilan sampel tersebut bertujuan untuk memastikan dilokasi ditemukan semula kasus PMK sudah aman terkendali.

Baca Juga: Resmi, PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau Naikkan Tarif Per 1 Agustus 2022

"Kenapa sampel kita ambil di tempat pak Apung ini, karena kasus PMK ditemukan dilokasi itu," ungkap Dadan Sumarna.

"Tujuan diambilnya sampel juga untuk memastikan Sanggau zero case atau tidak ada kasus PMK dan menjadi zona hijau," sambung Dadan Sumarna.

Disinggung berapa lama hasil laboratorium uji sampel dapat diketahui hasilnya, Dadan memperkirakan akan berlangsung kurang lebih dua pekan usai sampel di kirim.

"Yang patut kita sukuri bahwa menurut tim survelen kita, tidak ada secara klinis ditemukan indikasi PMK terhadap hewan ternak yang kita periksa, tapi pembuktiannya nunggu sample darah, serum dan PCR di lab," pungkas Dadan Sumarna.***

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X