• Rabu, 10 Agustus 2022

Dua Pekerja PETI Goa Boma Bengkayang Diduga Tewas Tertimbun Tanah, Peristiwa yang Terus Berulang

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 23:37 WIB
ilustrasi tewas gantung diri. (Ayoindonesia.com)
ilustrasi tewas gantung diri. (Ayoindonesia.com)

BENGKAYANG, insidepontianak.com - Peristiwa Penambang Emas Tanpa Izin atau pekerja PETI di Desa Goa Boma, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang tertimbun tanah kembali terjadi.

Informasi diterima insidepontianak.com,  dua orang pekerja  PETI di Desa Goa Boma diduga tewas tertimbun akibat tanah seketika longsor di Desa Goa Boma.

Kasatreskrim Polres Bengkayang, AKP Sagi membenarkan kejadian tersebut. Saat berita ini dihimpun, personel Polres Bengkayang sudah berada di lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut di Desa Goa Boma terkait pekerja PETI.

 "Ya benar, kejadiannya sore tadi,"kata Sagi,  Sabtu (25/6/2022), malam.

Informasi yang beredar peristiwa dua pekerja PETI tertimbun tanah tersebut terjadi pada Sabtu (25/06/2022) pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Kejari Bengkayang Musnahkan Barang Bukti Perkara 2021, Paling Banyak BB Narkotika dan PETI

Satu orang korban sudah ditemukan, sedangkan korban lainnya diduga masih tertimbun.

Hingga berita ini diturunkan, Kasatreskrim Polres Bengkayang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

Sebelumnya, beberapa bulan lalu, tepatnya pada April 2022 juga terjadi kejadian serupa, sebanyak 6 korban orang pekerja PETI di Desa Goa Boma juga ditemukan tewas tertimbun tanah.

Baca Juga: Polsek Mukok Sanggau Buru Cukong PETI yang Cemari Sungai Kapuas

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Insidepontianak.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disdik Janji Bangun Gedung SMPN 4 Bengkayang di 2023

Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:01 WIB
X