• Sabtu, 25 Juni 2022

Komisi IV DPRD Kalbar Minta Lembaga Pemberantasan Narkotika Pro Aktif ungkap Kasus

- Jumat, 24 Juni 2022 | 10:11 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, Subhan Nur (Insidepontianak.com/Ist)
Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, Subhan Nur (Insidepontianak.com/Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Barat, Subhan Nur mendesak Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polisi pro aktif melakukan pengungkapan kasus di wilayah perbatasan. Jangan hanya mengandalkan prajurit TNI di perbatasan.

Sebab Subhan Nur yakin, dari banyaknya penyelundupan narkoba yang digagalkan di perbatasan Kalbar-Malaysia, tak sedikit pula barang haram itu masuk dan beredar di tengah masyarakat.

Baca Juga: Volume Sampah di Sanggau Meningkat, Agus Sukanto: Armada Angkut Banyak Rusak

"Peredaran narkoba kalau kita liat dari jumlah yang diselundupkan cukup luar biasa. Terakhir 27 kilo. Itu ditangkap, yang lepas pasti lebih banyak," kata Subhan Nur, Jumat (24/6/2022).

Untuk itulah, dia meminta agar lembaga yang berwenang melakukan pemberantasan narkoba bekerja lebih intensif dan ekstra. Mereka harus pro aktif mengungkap kasus peredaran narkoba. Sebab, narkotika adalah musuh bersama yang merusak generasi bangsa.

Baca Juga: Masyarakat keluhkan Tumpukan Sampah di Simpang Pasar Jarai, DLH: Armada Angkutan Terbatas

"Oleh karena itu, penanganan bahaya narkoba dari aspek pencegahan dan pemberantasan lebih diefektikan di wilayah Kalbar karena penyelundupan ini sangat masif," kata Subhan Nur.

Legislator NasDem itu pun heran, mengapa institusi TNI lebih banyak melakukan pengungkapan peredaran narkoba. Padahal, peredaran narkoba tidak hanya terjadi di perbatasan.

Baca Juga: Dewi Perssik Digugat Cerai Angga Wijaya, Padahal Rela Tak Dinafkahi hingga Harus Berjuang Sendiri

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X