• Sabtu, 25 Juni 2022

Masyarakat keluhkan Tumpukan Sampah di Simpang Pasar Jarai, DLH: Armada Angkutan Terbatas

- Jumat, 24 Juni 2022 | 09:43 WIB
Timbunan sampah di simpang Pasar Jerai, Kabupaten Sanggau
Timbunan sampah di simpang Pasar Jerai, Kabupaten Sanggau

SANGGAU, insidepontianak.com - Bau tak sedap bercampur amis cukup menyengat ketika melewati Jalan H. Agus Salim, tepatnya simpang Pasar Jarai Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Akibatnya, warga setempat protes.

Tokoh masyarakat setempat, Abang Sofyan menyesalkan belum tertangani tumpukan sampah di area tersebut, yang menyebabkan bau tak sedap hingga amis.

"Volume sampah setiap hari meningkat. Sementara jumlah tong sampah di kurangi dan penempatan countener sampah hanya ada di beberapa titik saja. Ini yang memicu sampah tidak tertangani dengan baik hingga meluber," ungkap Abang Sofyan, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Dewi Perssik Digugat Cerai Angga Wijaya, Padahal Rela Tak Dinafkahi hingga Harus Berjuang Sendiri

Abang Sofyan berharap Pemkab Sanggau melalui dinas terkait mengevaluasi fisik container sampah yang ada saat ini, apakah masih layak atau tidak.

Hal ini penting dilakukan, dikatakannya, dalam rangka mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sanggau menuju Sanggau bersih dan sehat.

"Ukuran dan volume countener perlu di rancang ulang secara menyeluruh, ini untuk mengantisipasi volume sampah yang terus bertambah tiap hari," ujar Abang Sofyan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau, Agus Sukanto mengakui volume sampah, khususnya di dalam Kota Sanggau mengalami kenaikan.

Diperkirakannya, sampah yang dihasilkan warga Kota Sanggau mencapai 48 meter kubik perhari dan bisa mencapai 60 meter kubik di hari raya.

Disisi lain, lanjutnya, armada angkutan sampah sangat terbatas. Ditambah lagi, beberapa armada sudah banyak yang mengalami kerusakan.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X