• Selasa, 28 Juni 2022

Merasa Dicurangi PT PSP HPI Agro, Ratusan Petani Sawit Peniti Mempawah Mengadu ke DPRD Kalbar

- Kamis, 23 Juni 2022 | 16:04 WIB
Ratusan petani sawit Peniti Kabupaten Mempawah mendatangi DPRD Kalbar mengadukan PT PSP HPI Agro karena dianggap curang dalam pembagian plasma, Kamis (24/6/2022).  (Insidepontianak.com/Ist)
Ratusan petani sawit Peniti Kabupaten Mempawah mendatangi DPRD Kalbar mengadukan PT PSP HPI Agro karena dianggap curang dalam pembagian plasma, Kamis (24/6/2022). (Insidepontianak.com/Ist)

KALBAR, insidepontianak.com - Ratusan petani sawit dari Peniti Kabupaten Mempawah menggeruduk Kantor DPRD Kalbar, Kamis (23/6/2022).

Mereka mengadukan perusahaan PT Peniti Sungai Purun atau PT PSP HPI Agro karena merasa dicurangi dalam pembagian plasma kepada dua ribu lebih petani.

PT PSP HPI Agro dianggap telah membohongi petani. Karena itu, mereka mendesak Gubernur Sutarmidji mencabut izin operasiona PT PSP HPI Agro.

Baca Juga: Tunda Serang Penembak Massal di Sekolah, Kepala Polisi Uvalde Texas Dinonaktifkan

Petani-petani ini merasa, perbuatan culas perusahaan sawit itu, telah membuat dua ribu lebih petani dirugikan.

Koordinator lapangan, Jailani mengatakan, bagi hasil yang diberikan perusahaan kepada petani plasma tidak adil.

Pasalnya, petani hanya dibayar rata-rata Rp 50 sampai Rp 80 ribu per satu hektar lahan. Perlakukan perusahan ini disebut sudah 12 tahun berlangsung.

"Setelah ribut-ribut, kami mau ke sini baru naik, Rp 173 ribu per satu hektar," kata Jailani, Kamis (22/6/2022).

Baca Juga: Paspampres Siapkan Senjata Laras Panjang Pengamanan Presiden Jokowi di Kiev

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X