• Selasa, 28 Juni 2022

Soroti Dugaan Korupsi di Bank BRI Ketapang, Komisi III DPRD Kalbar Minta Manajemen Dievaluasi

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:28 WIB
Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Irsan. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)
Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Irsan. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

KALBAR, insidepontianak.com - Ketua Komisi III DPRD Kalbar, Irsan menyayangkan terjadinya kasus dugaan korupsi pendapatan bunga dan pinalty di Bank BRI Unit Tumbang Titi Ketapang yang merugikan negara sebesar Rp 6,1 miliar.

Dia meminta agar ada evaluasi dari manajemen BRI secara komprehensif. Agar kasus tersebut tak kembali terulang.

Baca Juga: Harga Komoditi Mulai Naik Jelang Idul Adha 1443, Begini Penjelasan Dinas Pangan Sanggau

"Harus menjadi evaluasi komprehensif dari management BRI. Kita berharap kasus ini tak kembali terulang," kata Irsan, kepada Insidepontianak.com, Kamis (23/6/2022).

Menurut Irsan Bank BRI sudah mendapat kepercayaan nasabah dari pelosok negeri. Tinggal tugas BRI menjamin keamanan terhadap uang yang disimpan nasabah. Agar tak timbul kekhawatiran.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Resmikan 69 Kelurahan Sadar Hukum di Yogyakarta

Sebagai Wakil Rakyat, kasus nasabah BRI kebobolan sudah sering ia dengar. Korban tidak merasa menarik uang dengan prosedur yang ada. Tapi, uang yang di tabungan terkuras.

"Makanya hal seperti ini kita minta diperhatikan. Tidak hanya BRI saja, juga Bank yang lain," pesan Irsan.

Baca Juga: Pemuda NU Mempawah Deklarasi Dukung Hasyim Hadrawi Calon Ketua PWNU Kalbar

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X