• Minggu, 26 Juni 2022

Jelang Idul Adha 1443, Harga Bawang dan Cabai di Sanggau Alami Kenaikan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 14:55 WIB
Kabid Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan (DKPTHP) Kabupaten Sanggau, Soni Setiawan.
Kabid Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan (DKPTHP) Kabupaten Sanggau, Soni Setiawan.

SANGGAU, insidepontianak.com - Sepekan terakhir, fluktuasi harga sayur mayur dan bumbu dapur jelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriah di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat mengalami kenaikan hampir 2 kali lipat.

Harga bumbu dapur, seperti bawang merah misalnya, dari harga semula Rp 35 ribu menjadi Rp 60 Ribu perkilo. Harga cabe rawit juga mengalami kenaikan, dari Rp 90 ribu menjadi Rp 120 ribu perkilo.

Naiknya harga bawang merah dan cabe rawit ini dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga di pasar Kabupaten Sanggau.

Baca Juga: KKP Promosikan Budidaya Udang Berkelanjutan di Ajang ASA 2022

"Kami bingung juga harga-harga sekarang pada naik. Sementara untuk belanja saja kami harus berhemat," kata Ibu Sri saat ditemui di pasar Sentral Sanggau, Kamis (23/6/2022).

Keluhan yang sama juga disampaikan Endang. Warga Kelurahan Ilir Kota Sanggau, dia berharap ada intervensi pemerintah untuk menurunkan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat.

"Harusnya pemerintah turun tangan. Kalau begini terus kami rakyat kecil ini yang susah," ujar dia.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan (DKPTHP) Kabupaten Sanggau, Soni Setiawan menjelaskan, kenaikan harga tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di daerah sentra produksi cabai dan bawang merah di Indonesia.

Komoditas hortikultura, dia mengatakan, memang sangat sensitive terhadap curah hujan yang tinggi karena secara langsung berdampak kepada kualitas dan kuantitas hasil panen.

"Kabupaten Sanggau juga bukan termasuk daerah sentra produksi, sehingga alur pasar dan ketersediaan cadangan juga menjadi penyumbang penyebab kenaikan harga," ujarnya, Kamis (23/6/2022).

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X