• Rabu, 10 Agustus 2022

Sidang Dugaan Korupsi PT Antam dan PT BAI, Nama Ketua Tim Pembebasan Lahan Disebut-sebut

- Rabu, 22 Juni 2022 | 18:53 WIB
Pengadilan Tipikor Negeri Pontianak gelar sidang pemeriksaan saksi terkait kasus korupsi PT Antam dan PT BAI, Rabu (22/6/2022). (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)
Pengadilan Tipikor Negeri Pontianak gelar sidang pemeriksaan saksi terkait kasus korupsi PT Antam dan PT BAI, Rabu (22/6/2022). (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Nama ketua tim pembebasan lahan PT Borneo Alumina Indonesia atau PT BAI Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Ridwan Setiawan disebut-sebut dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Pontianak, Rabu (20/6/2022).

Ridwan adalah ketua tim yang ditunjuk PT BAI melakukan pembebasan lahan seluas 90 hektar pada tahun 2019 lalu.

Lahan tersebut untuk pembangunan pabrik pengolahan bauksit menjadi alumunium. Namun, belakangan pembebasan lahan yang dilakukan Ridwan bermasalah.

Baca Juga: Hindari Gangguan KKB, Polisi Perketat Pengamanan PT. Freeport

Permasalahan itu terjadi di dua lahan warga bernama Hendra Kusuma Wijaya dan Mustofa. Lahan tersebut diduga tumpang tindih dan dibayar melebihi nilai pasar.

Akhirnya, Kejati Kalbar pun menetapkan seorang tersangka dalam kasus ini bernama Bahrun. Bahrun berperan sebagai makelar tanah.

"Saya sudah menanyakan ke Ridwan, negosiasi terbaiknya segitu (red, Rp390) ribu per meter," kata Plt Direktur Utama PT BAI, Bambang Wijanarko saat menjadi saksi di persidangan tersebut, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi Sebut Presidensi G20 Indonesia On the Right Track

Bambang mengatakan, pembebasan lahan Sungai Kunyit yang dilakukan PT BAI hanya meneruskan proses Tim Antam. Sebab, sebagian tanah belum selesai dibebaskan.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X