• Selasa, 28 Juni 2022

Lima Pegawai PT Antam dan PT BAI Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Sungai Kunyit

- Rabu, 22 Juni 2022 | 14:43 WIB
Pengadilan Tipikor Negeri Pontianak gelar sidang pemeriksaan saksi terkait kasus korupsi PT Antam dan PT BAI, Rabu (22/6/2022). (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)
Pengadilan Tipikor Negeri Pontianak gelar sidang pemeriksaan saksi terkait kasus korupsi PT Antam dan PT BAI, Rabu (22/6/2022). (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Sidang korupsi pembebasan lahan milik PT Antam dan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) di Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, digelar di Pengadilan Tipikor Pontianak, Rabu (22/6/2022).

Agenda sidang itu, pemeriksaan lima saksi dari PT Antam dan PT BAI untuk terdakwa Bahrun. Bahrun sendiri sebelumnya ditetapkan tersangka oleh Kejati Kalbar, Rabu (26/1/2022).

Bahrun merupakan makelar tanah. Dia diduga melakukan perbuatan melawan hukum dengan menjadi kuasa atas tanah milik warga bernama Hendra Kusuma Wijaya dan Mustapa dan menjualnya ke PT BAI.

Baca Juga: Piala Presiden 2022, Pelatih Persib Berharap Kehadiran Bobotoh Laga Perempat Final

Belakangan, tanah tersebut tumpang tindih dan harganya melebihi nilai pasar. Akibatnya, negara dirugikan hingga Rp1,3 miliar.

Pembebasan lahan Sungai Kuyit tersebut sebelumnya dilakukan PT Antam. Lahan 90 hektar dipersiapkan untuk membuat pabrik pengolahan bauksit menjadi alumunium dan pemenuhan fasilitas pendukung PT BAI yang merupakan anak perusahan PT Antam.

Ketua tim pembebasan lahan itu dipimpin oleh Agus Triyono dan empat anggota PT Antam. Namun, belakangan pembebasan lahan itu diserahkan kepada PT BAI pertengahan Agustus 2019. PT BAI lalu menunjuk Ridwan Setiawan sebagai ketua tim.

Baca Juga: Empat Pelaku Pemanah Iringan Pengantar Jenazah di Makassar Ditangkap Polisi

Dalam persidangan itu, lima saksi yang dihadirkan yakni mantan ketua tim pembebasan lahan dari PT Antam Agus Triyono, wakil ketua tim pembebasan lahan, Agung, mantan Plt Direktur Utama PT BAI Bambang Wijanarko, Direktur Keuangan PT BAI Aprizal Rahman, dan Ari Widodo anggota pembebasan lahan PT BAI. Kelimanya secara bergiliran bersaksi di persidangan.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pontianak Fokus Pengentasan Kawasan Kumuh

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:11 WIB
X