• Selasa, 28 Juni 2022

Kesal dengan Pempus, Dewan KKU: Mungkin Kayong Utara Bukan Lumbung Suara

- Selasa, 21 Juni 2022 | 21:28 WIB
Jalan Sukadana rusak parah. (Insidepontianak.com/Ist)
Jalan Sukadana rusak parah. (Insidepontianak.com/Ist)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com - Anggota DPRD Kayong Utara Yulisman sesalkan pengajuan jalan Kabupaten Kayong Utara yang berstatus jalan provinsi menjadi jalan nasional tidak di setujui pemerintah pusat.

Padahal menurut Yulisman, dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, hanya Kabupaten Kayong Utara saja yang tidak memiliki jalan nasional.

Di sisi lain, pemerintah pusat telah melaksanakan even wisata bertaraf internasional dengan menggelar Festival Sail Selat Karimata, untuk mendukung pengembangan wisata bahari di Kabupaten Kayong Utara.

Baca Juga: Ikuti Kenaikan Bursa Saham Asia, IHSG Ditutup Menguat

Namun kata Yulisman, program tersebut kini mati suri. Karena tak didukung akses trasnportasi yang memadai. Jalan hancur. Kondisi ini menjadikan potensi wisata sulit berkembang.

Tak ada orang yang mau datang berwisata ke Kayong Utara. Karena infrastruktur transportasinya buruk. Padahal potensi wiata bahari sangat bagus. Tak kalah hebat dengan wisata di luar Kalbar.

“Kondisi infrastruktur ini yang buruk ini seperti dibiarkan saya. Buktinya, peningkatan status jalan nasional yang diusulkan pun tak disetujui,” kata Yulisman.

Baca Juga: Dede Yusuf Klaim Elektabilitas Demokrat Naik Wujud Kepercayaan Rakyat

Sementara, rencana pembangunan bandara Kayong Utara juga progresnya lamban. Padahal, izin penetapan lokasi pembangunan bandara telah dikantongi. Letaknya di Desa Riam Berasap. Tapi pembangunan bandara itu justru terjadi perlambatan.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X