• Rabu, 17 Agustus 2022

Pemprov-BPJS Kalbar Optimalkan Perlindungan Kesehatan untuk Masyarakat Tak Mampu

- Senin, 20 Juni 2022 | 17:20 WIB
Kabid Perluasan Kepesertaan BPJS Kalbar, Linda Senin (29/6/2022). (Insidepontianak.com/Ist)
Kabid Perluasan Kepesertaan BPJS Kalbar, Linda Senin (29/6/2022). (Insidepontianak.com/Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini masih terus berupaya memaksimalkan sektor kesehatan, khususnya kepesertaan masyarakat ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Saat ini kepesertaan masyarakat Kalimantan Barat yang terlindungi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baru mencapai 76,51 persen.

Baca Juga: Erick Thohir Mohon Dukungan Ulama dan Santri Sukseskan Peringatan Satu Abad NU

Padahal, secara nasional, cakupan JKN sudah mencapai 88,21 persen. Masih ada 23,49 yang belum terlindungi program JKN.

Pemerintah Provinsi Kalbar baru memenuhi kewajiban pemerintah pusat, yaitu berkontribusi untuk iuran PBI Nasional sebesar Rp 2.100 per jiwa.

Baca Juga: Staf Ahli Bupati Ketapang Junaidi Firawan Ikuti Fun Bike Hut Bhayangkara ke-76

"Sampai saat ini, Pemprov Kalbar masih membahas terkait anggaran untuk mendaftarkan masyarakatnya ke BPJS Kesehatan PBI yang iuranya juga ditanggung pemerintah provinsi," kata Kabid Perluasan Kepesertaan BPJS Kalbar, Linda Senin (20/6/2022).

Menurut Linda, BPJS Kesehatan PBI Kalbar baru dibiayai pemerintah kabupaten dan kota saja. Sedang Pemprov Kalbar, belum menganggarkan untuk PBI daerah.

Baca Juga: Link Streaming Nonton From Now On, Showtime!, Lengkap dengan Sinopsisnya

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran Landa Pelabuhan Dwikora Pontianak

Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:39 WIB
X