• Jumat, 12 Agustus 2022

Korupsi Bank BRI Ketapang, Agus Firdaus Pegang Tiga Pasword Bukti Sistem Keamanan Bank BRI Lemah

- Senin, 20 Juni 2022 | 13:18 WIB
Kuasa Hukum terdakwa Agus Firdaus, kasus korupsi rekening fiktif dana nasabah Bank BRI Kabupaten Ketapang, usai sidang Pengadilan Tipikor  Pontianak, Senin (20/06/2022). (antara)
Kuasa Hukum terdakwa Agus Firdaus, kasus korupsi rekening fiktif dana nasabah Bank BRI Kabupaten Ketapang, usai sidang Pengadilan Tipikor Pontianak, Senin (20/06/2022). (antara)

 

  PONTIANAK, insidepontianak.com – Haris Satriadi, Kuasa Hukum terdakwa Agus Firdaus terdakwa  korupsi kasus korupsi Bank BRI Kabupaten Ketapang, Unit Tumbang Titi menyebutkan lemahnya sistem Bank BRI, jadi penyebab tindak pidana korupsi terjadi.  

Hal itu disampaikan Haris Satriadi, Kuasa Hukum terdakwa Agus Firdaus terdakwa korupsi kasus korupsi Bank BRI Kabupaten Ketapang, Unit Tumbang Titi, pada sidang daring di Pengadilan Tipikor Pontianak, Senin (20/06/2022).

Haris Satriadi, Kuasa Hukum terdakwa Agus Firdaus terdakwa korupsi kasus korupsi Bank BRI Kabupaten Ketapang, Unit Tumbang Titi ini mengatakan, tindak pidana korupsi terjadi karena ada kesempatan. 

Satu di antaranya, terdakwa Agus Firdaus terdakwa korupsi kasus korupsi Bank BRI Kabupaten Ketapang, Unit Tumbang Titi ini diberikan keleluasaan untuk akses password yang harusnya bersifat rahasia. Bahkan, kata Kuasa Hukum Haris Satriadi, terdakwa diketahui pegang tiga password, mulai dari teller hingga Kepala Unit. 

"Harusnya satu bagian pegang satu password tidak boleh pengang password lain. Ini sampai kepala unit begitu mudah didapat,"kata Haris Satriadi, kepada insidepontianak.com, Senin (20/6/2022). 

Baca Juga: Korupsi Bank BRI Ketapang, Terdakwa Agus Firdaus Gunakan Rekening Fiktif Nasabah Habiskan untuk Forex

Dengan kesempatan ini pada akhirnya timbul niat jahat dari terdakwa. Padahal, jika akses pasword itu terbatas dimiliki dan bersifat rahasia, perbuatan korupsi tak akan terjadi. 

"Ini lah sisi kelemahan dari Bank BRI, "terangnya. 

Agus Firdaus sendiri mengakui melakukan perbutan korupsi. Aksi tersebut dilakukannya seorang diri tanpa kontrol Bank BRI Kabupaten Ketapang. Aksi tersebut dilancarkan selama tujuh bulan. 

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Insidepontianak.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X