• Senin, 8 Agustus 2022

Munsif Sebut Tingkat Kesembuhan PMK di Kalbar Tinggi, Peternak Tak Perlu Cemas

- Senin, 20 Juni 2022 | 10:48 WIB
Ilustrasi -Pemeriksaan kesehatan ternak sapi sebagai upaya deteksi kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). (Insidepontianak.com/Antara)
Ilustrasi -Pemeriksaan kesehatan ternak sapi sebagai upaya deteksi kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). (Insidepontianak.com/Antara)

PONTIANAK, insdiepontianak.com - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalbar, M Munsif menyampaikan, tingkat kesembuhan penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak di Kalbar cukup tinggi.

Karena itu, Munsif mengimbau para peternak maupun masyarakat tidak perlu cemas. Karena kasus PMK ini tidak terlalu membahayakan hewan.

Menurut Munsif, jumlah hewan sapi yang terinfeksi PMK di Kalbar, capai 1.223 kasus. Dari jumlah itu, tinggal 429 sisanya dalam proses penyembuhan. Sementara selebihnya, sudah sembuh total.

Baca Juga: Doa Menyembelih Hewan Kurban, Berikut Bacaan dan Artinya

"Untuk tingkat kematian sangat kecil," kata Munsif dikutip dari Antara, Senin (20/6/2022).

Namun demikian, Musif menegaskan, pihaknya tetap mewaspadai wabah PMK. Upaya deteksi dini terus dilakukan. Supaya tak menjangkiti hewan yang lebih banyak.

"Potensi kematian sekecil apa pun, harus dicegah dengan penanganan yang baik," tegas Munsif.

Baca Juga: Lirik Lagu Did - Jung Joonil, OST Thirty Nine Terjemahan Bahasa Indonesia yang Berkisah Cinta dan Perpisahan

Ia menyebut, kasus PMK di Kalbar terdeteksi tersebar di delapan kecamatan atau 53 desa/lurah. Penyebaran ini dinilai relatif kecil. Sebab, Kalbar mempunyai desa dan kelurahan sebanyak 2.086. di

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Martin Rantan Jabat Ketua Perbakin Ketapang

Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:43 WIB
X