• Rabu, 30 November 2022

Seorang Warga Singkawang Dicurigai Terjangkit Cacar Monyet, Diisolasi di RSUD Soedarso

- Jumat, 17 Juni 2022 | 10:34 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Hery Agung Tjahyadi. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Hery Agung Tjahyadi. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Hary Agung Tjahyadi menyebut, seorang remaja asal Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, yang dicurigai atau suspek Monkeypox atau cacar monyet telah diisolasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak.

"Sekarang sudah ditangani di RSUD Soedarso," kata Hary Agung Tjahyadi, Jumat (17/6/2022).

Hary Agung Tjahyadi mengatakan, kasus suspek cacar monyet itu ditemukan pada 15 Juni 2022. Penularan cacar monyet yang menginfeksi pasien tersebut diduga dari bintang seperti seperti tikus, tupai dan kera.

Baca Juga: Puluhan Kasus Cacar Monyet Menyerang Nigeria, Satu Orang Meninggal

"Bisa karena gigitan dan cakaran," ujarnya Hari Agung Tjahyadi.

Menurut Hary Hery Agung Tjahyadi, penyakit ini memiliki gejala bintil berisi air agak banyak di bagian tubuh, infeksi, nyeri disertai demam, dan menggigil. Bisa sembuh dengan sendirinya.

"Cuman kalau dia demam harus diobati. Tapi tidak menyebabkan kematian," kata Hary Agung Tjahyadi.

Baca Juga: Penularan Cacar Monyet Masuk ke Irlandia Utara, Ditemukan Pada Kasus Hubungan Seks Sesama Pria

Namun yang jadi persoalan kata dia, penyakit ini dapat menular ke orang lain dengan percikan air liur, atau luka penderita yang akhirnya menyebar ke tubuh orang lain.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satu Unit Rumah di Setompak Sanggau Ludes Terbakar

Selasa, 29 November 2022 | 13:54 WIB

DPRD Kalbar Optimis Pengesahan APBD Tidak Lewat Waktu

Selasa, 29 November 2022 | 06:45 WIB
X