• Jumat, 2 Desember 2022

Cabjari Sanggau Segera Panggil 15 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Rusunawa Entikong

- Rabu, 8 Juni 2022 | 18:56 WIB
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Sanggau di Entikong, Rudy Astanto./Istimewa
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Sanggau di Entikong, Rudy Astanto./Istimewa


SANGGAU, insidepontianak.com - Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari Sanggau) di Entikong segera panggil 15 saksi kasus dugaan korupsi Rusunawa Entikong TB 1 dan TB 2.

“Minggu depan kami akan memanggil 15 saksi dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Dan surat pemanggilan sudah kami layangkan, pemeriksaan nanti juga terkait aliran dana pungutan rusunawa tersebut,” kata Kepala Cabjari Sanggau di Entikong, Rudy Astanto, Rabu (8/6/2022).

Rudy Astanto menyebut 15 saksi tersebut merupakan penghuni rusunawa, bagian aset serta Dinas Perumahan Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pensiunan RRI Madiun

“Kami akan terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan korupsi ini, dalam proses ini tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru, kita lihat hasil pemeriksaan minggu depan, apakah ada tersangka baru atau tidak,” beber Rudy Astanto.

Diketahui sebelumnya, Yohanes Joni Kodet (YJK) Plt Kepala UPTD Rusunawa Entikong pada Dinas Perumahan Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sanggau telah ditahan di Rutan Kelas IIB Sanggau selama 20 hari sejak 2 Juni 2022 lalu.

Penahanan dilakukan setelah jaksa penyidik menetapkan YJK sebagai tersangka berdasarkan ekspose perkembangan hasil penyidikan berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong Nomor : PRIN-01/O.1.14.8/Fd.1/02/2022 pada tanggal 23 Februari 2022 dengan hasil telah memenuhi minimal dua alat bukti yang cukup.

Baca Juga: Bioskop Online Hadirkan Program Nostalgia Film Terbaik

Dalam kasus tersebut, negara dirugikan hingga Rp 711.500.000 dan jaksa penyidik Cabjari Sanggau di Entikong menjerat YJK dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 12 huruf e jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ***

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Sanggau Sahkan APBD 2023 Sebesar Rp1,8 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 20:43 WIB

KPU Sanggau Tawarkan Opsi Penambahan Dapil Pileg 2024

Jumat, 25 November 2022 | 12:23 WIB

DPRD Sanggau Peringkat 4 KIBP se-Kalbar

Rabu, 23 November 2022 | 16:01 WIB

KORMI Sanggau Gelar Muskab, akan Pilih Ketua Umum

Selasa, 22 November 2022 | 14:00 WIB
X