• Selasa, 28 Juni 2022

Surat Edaran Palsu Beredar, Pemkot Pontianak Siap Bertindak

- Jumat, 20 Mei 2022 | 18:01 WIB
SE Palsu Wali Kota Pontianak Nomor 470/42/UMUM/2022 tanggal 13 Mei 2022 tentang Kelayakan Penerima Program Santunan Donasi Tahun 2022 .  (Insidepontianak.com)
SE Palsu Wali Kota Pontianak Nomor 470/42/UMUM/2022 tanggal 13 Mei 2022 tentang Kelayakan Penerima Program Santunan Donasi Tahun 2022 . (Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Masyarakat Kota Pontianak diminta waspada jika ada orang yang meminta bantuan dengan menggunakan surat edaran palsu yang mencatut sejumlah instansi Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Urai Abubakar masih berkoordinasi untuk mengusut tuntas soal surat edaran palsu ini.

Urai Abubakar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan mengecek kebenaran surat edaran palsu yang mengatasnamakan pejabat atau Pemkot Pontianak kepada pihak Pemkot Pontianak atau dinas instansi terkait.

Baca Juga: Dinkes Bengkayang Targetkan 62 Ribu Anak Diimunisasi Campak Rubella

"Sehingga apabila ada oknum yang mencoba melakukan penipuan dapat segera dicegah," kata Urai Abubakar, Jumat (20/5/2022).
.
Urai Abubakar pun meminta masyarakat lebih hati-hati jika menerima surat edaran palsu itu. Pastikan apakah surat edaran palsu atau sebaliknya.

"Kita minta masyarakat tidak melakukan langkah-langkah atau mengikuti arahan sebagaimana yang termuat dalam surat edaran palsu tersebut," ucap Urai Abubakar.

Urai Abubakar menambahkan, Wali Kota Pontianak atau Pemerintah Kota Pontianak tidak pernah mengeluarkan surat edaran tersebut. Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengindahkan surat edaran palsu yang beredar luas melalui media sosial itu.

"Masyarakat harus terlebih dahulu mengkonfirmasikan ke Pemkot Pontianak untuk memastikan keaslian surat yang diterima," pungkas Urai Abubakar.

Surat tersebut adalah Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 470/42/UMUM/2022 tanggal 13 Mei 2022 tentang Kelayakan Penerima Program Santunan Donasi Tahun 2022 . Urai Abubakar sekali menegaskan bahwa surat edaran itu palsu.

Baca Juga: EU Dukung Indonesia Terapkan Penerbangan Ramah Lingkungan

Dalam surat edaran palsu yang ditujukan kepada kepala/pengelola/pengurus yayasan dan lembaga, diminta untuk melengkapi biodata yang akan ditentukan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak Aswin Djafar. Sedangkan Kepala Dinsos Kota Pontianak yang sekarang adalah Darmanelly.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pontianak Fokus Pengentasan Kawasan Kumuh

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:11 WIB
X