• Rabu, 17 Agustus 2022

Polres Sanggau Tak Beri Ampun PETI, Kapolres Ade Kuncoro: Jangan Coba-coba

- Jumat, 20 Mei 2022 | 14:22 WIB
Lanting-lanting Bekas penambangan peti saat melintasi sungai kapuas beberapa hari lalu./Istimewa
Lanting-lanting Bekas penambangan peti saat melintasi sungai kapuas beberapa hari lalu./Istimewa

SANGGAU, insidepontianak.com - Kapolres Sanggau, AKBP Ade Kuncoro Ridwan menegaskan tidak akan pernah mengizinkan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dalam bentuk apapun di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

"Kebijakan saya, mulai dari saya bertugas di Sanggau tidak pernah mengizinkan PETI dalam bentuk apapun baik di darat maupun di sungai,” Kapolres Ade Kuncoro Ridwan, Jumat (20/5/2022).

Kapolres Ade Kuncoro sangat menyadari bahwa air di Sungai Kapuas ini masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Belum Dapat Predikat WBK dan WBBM, Polres Bengkayang Benahi Pelayanan

“Jadi, saya sudah tegas tidak mengizinkan, siapapun yang bermain-main di situ PETI. Kalau ada yang berani mencoba-coba, pasti saya proses hukum," tegas Kapolres Ade Kuncoro.

Kapolres Sanggau menuturkan bahwa lanting-lanting yang beberapa hari lalu hanyut terbawa arus Sungai Kapuas tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilakukan pada akhir tahun 2021 lalu.

"Iya, lanting-lanting itu bagian dari proses penegakan hukum yang dilakukan kepolisian pada akhir tahun 2021 lalu. Jumlahnya ada sembilan belas unit. Saat operasi, waktu itu, lanting dalam kondisi sudah ditinggalkan oleh pemiliknya," ujar Kapolres Ade Kuncoro.

Kapolres Ade Kuncoro mengungkapkan, kondisi lanting berada di tengah sungai sehingga mengganggu arus pelayaran. Pihaknya pun mengamankan dengan cara dipinggirkan ke tepian sungai di Desa Inggis. Namun, tali penambat lanting putus.

“Akibatnya lanting-lanting itu hanyut sampai ke wilayah Kecamatan Kapuas dan saat ini sudah kami amankan kembali,” ujar Kapolres Ade Kuncoro.

Untuk penegakan hukumnya, kata Kapolres Ade Kuncoro pihaknya mengamankan enam orang waktu itu yang sudah diproses dengan barang bukti.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X