• Sabtu, 25 Juni 2022

Sebanyak 387 ASN di Kota Pontianak Terima SK, Wali Kota Edi: Harus Paham Aturan

- Kamis, 19 Mei 2022 | 18:02 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan  (SK) PNS. (Insidepontianak.com)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) PNS. (Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis sebanyak 387 SK ASN atau PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak hasil seleksi tahun 2019 lalu, di halaman Kantor Wali Kota, Kamis (19/5/2022).

"Paling banyak tenaga pendidik (guru), itu ada 214. Kemudian 143 tenaga kesehatan dan 30 tenaga teknis," ujar Wali Kota Edi.

Wali Kota Edi mengimbau kepada seluruh ASN yang baru saja menerima SK resmi untuk memahami aturan, bergerak cepat serta memiliki kepekaan terhadap sekitar, khususnya bagi yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga: Satgas TNI Temukan Ladang Ganja di Perbatasan RI-Papua Nugini

"Saya minta PNS ini bekerja secara profesional. Tingkatkan kompetensi, bekerja cepat, tuntas dan ikhlas. Pahami betul tugas dan fungsi," ungkap Wali Kota Edi.

Lebih lanjut, Wali Kota Edi mengatakan sudah sepatutnya aparatur daerah menjadi teladan di lingkungan terdekatnya, mulai dari keluarga, tetangga maupun sesama warga lainnya. Dia mengajak para PNS menjadi penegak aturan yang ada di sekitarnya.

“Kalau ada yang tidak tepat, laporkan saja, bisa lewat e-Lapor. Jangan malah PNS yang melanggar aturannya,” imbuh Wali Kota Edi.

Laju persebaran informasi di media sosial Edi minta untuk dimanfaatkan. Dia lalu menggambarkan situasi yang memerlukan kepedulian PNS secara cepat, misalnya terjadi kecurian aset Pemkot Pontianak, bencana alam hingga keadaan darurat seperti orang sakit.

“Jika semua jajaran Pemkot Pontianak memiliki pola pikir begini, saya yakin pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Pontianak akan melesat tinggi,” ucap Wali Kota Edi.

Namun Edi tak ingin PNS melupakan urusan pribadi karena mengutamakan organisasi. Dia menilai kedua hal itu harus seimbang.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pontianak Fokus Pengentasan Kawasan Kumuh

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:11 WIB
X