• Sabtu, 25 Juni 2022

Tekor Hingga Rp 5 Miliar, Kenaikan Tarif Air PDAM Tirta Pancur Aji Masih Alot Dibahas

- Kamis, 19 Mei 2022 | 15:49 WIB
PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau (Insidepontianak.com)
PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau (Insidepontianak.com)

SANGGAU, insidepontianak.com – Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang, mengungkapkan PDAM Tirta Pancur Aji mengalami defisit alias tekor hingga Rp 5 Miliar setiap tahun.

PDAM Tirta Pancur Aji kata Hendrykus Bambang, mengaku tekor Rp 5 Miliar setiap tahun. Menurut keterangan dari Direktur PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya, penerimaan dari konsumen hanya Rp 13 miliar per tahun. Sementara beban operasional keseluruhan jauh lebih besar hingga Rp 18 Miliar lebih.

“Jadi setiap tahun rugi terus. Tak ada untung, teko yang ada. Masih alot kita bahas,” terang Hendrykus Bambang, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Penancapan Tiang Pertama Duplikasi Jembatan Kapuas I Pontianak Diperkirakan Molor

Tercatat, Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat sudah menyuntikkan anggaran dalam bentuk penyertaan modal Rp 20 Miliar meski belum sepenuhnya diberikan.

“Dalam lima tahun ini, baru terealisasi Rp 4,5 Miliar,” ucap Hendrykus Bambang.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau memanggil Direktur PDAM Tirta Pancur Aji membahas rencana kenaikan tarif air minum.

Dikatakannya, dasar rencana kenaikkan tarif tersebut mengacu pada Pemendagri nomor 21 tahun 2020 tentang perubahan Pemendagri nomor 71 tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum.

“Jadi penetapan tarif dasar atas dan tarif dasar bawah. Untuk Kabupaten Sanggau tarif batas atas Rp 10.061 sementara tarif batas bawah Rp 5.623. Jadi mengacu dari itu, maka PDAM Tirta Pancur Aji mengusulkan kenaikan tarif,” ungkap Hendrykus Bambang.

Bambang juga mengatakan, pihak PDAM Tirta Pancur Aji telah menghitung jika tarif kenaikan yang diprediksi bisa menutupi defisit senilai Rp 5 Milar.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X