• Selasa, 17 Mei 2022

Kemenag Sanggau Siapkan 10 Calon Jemaah Haji Cadangan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:24 WIB
Ilustrasi calon jemaah haji  (Suarapemerintah.id)
Ilustrasi calon jemaah haji (Suarapemerintah.id)

SANGGAU, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Sanggau menyiapkan 10 cadangan calon jemaah haji atau calhaj Sanggau, setelah sebelumnya hanya memberangkatkan 50 jemaah haji.

Awalnya, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat menyiapkan 108 calhaj Sanggau. Namun, akibat peraturan pemangkasan kuota haji Indonesia. Akibatnya, hampir 50 persen lebih calon jemaah haji Sanggau tak bisa berangkat.

“Ini aturan dari Pemerintah Arab Saudi, imbasnya ke daerah langsung. Seperti di Sanggau ini. Meski 50 calon jemaah haji yang berangkat tapi kita juga siapkan cadangan 10 orang jika ada kendala,” kata Kasi Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag Sanggau) Muhammad Hasby, belum lama ini.

Baca Juga: Pontianak Bisa Jadi Kota Layak Huni, Wali Kota Edi: Sanitasi Jadi PR

Sebelumnya, pengurangan kuota calon jemaah haji dari pemerintah Arab Saudi berdampak pada jumlah jouta jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun 2022. Termasuk di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

"Awalnya kan 108 orang. Karena pengurangan kuota itu, Sanggau hanya akan memberangkatkan 50 orang saja,” kata Muhammad Hasby.

Muhammad Hasby juga menginformasikan bahwa untuk pengecekan kesehatan, para jamaah, dari tanggal 9 hingga 13 Mei 2022 sedang melakukan, pertama vaksinasi meningitis, kemudian cek kesehatan yang dilakukan oleh dinas kesehatan

Meski Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat hanya mengirimkan 50 calon jemaah haji (calhaj) tahun 2022 ini akibat pengurangan kuota dari pemeirntah Arab Saudi untuk Indonesia, tapi persiapan matang tetap dilakukan.

Muhammad Hasby, mengatakan, untuk saat ini calhaj Sanggau sudah diinformasikan dan harus melunasi sisa pembayaran. Dari tanggal 9 hingga 20 Mei 2022 pelunasan tahap pertama dilakukan.

“Jadi 50 orang yang masuk dalam kuota mesti menyelesaikan pelunasan. Jika belum melunasi kemungkinan ada pelunasan tahap kedua," terang Muhammad Hasby.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X