• Sabtu, 21 Mei 2022

Warga Jalan Kom Yos Sudarso Geger, Sutono Nekat Gantung Diri dengan Seutas Tali Tambang

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:34 WIB
EVAKUASI - Warga Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, digegerkan dengan penemuan mayat Sutono, Jumat (13/5/2022) malam. Sutono tewas gantung diri dengan seutas tali tambang. (insidepontianak.com/Ist)
EVAKUASI - Warga Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, digegerkan dengan penemuan mayat Sutono, Jumat (13/5/2022) malam. Sutono tewas gantung diri dengan seutas tali tambang. (insidepontianak.com/Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Warga Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat digegerkan dengan penemuan mayat yang tewas gantung diri, Jumat (13/5/2022) malam.

Pria tersebut diketahui bernama Sutono, usia 35 tahun. Ia ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali tambang di rumah kosong milik keluarganya.

Kapolsek Pontianak Barat, AKP Jatmiko mengatakan, penemuan mayat gantung diri dilaporkan ke polisi pada pukul 18.30 WIB.

Sebelum kejadian ditemukannya Sutono ini, adik korban sempat mencari keberadaan korban yang menghilang.

Baca Juga: Neneng Nurosi, Kontingen Indonesia di SEA Games Vietnam yang Bawa Abon Khas Indonesia

"Saksi inilah yang mencari keberadaan korban, dan menemukannya sudah tewas gantung diri dalam keadaan gantung diri," kata AKP Jatmiko, Sabtu (14/5/2022).

AKP Jatmiko mengatakan, aksi bunuh diri dilakukan dengan menggunakan seutas tali tambang plastik yang diikat di kayu rusuk atap. Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga memanjat dan melompat dari stereofoam kotak ikan sebelum akhirnya menggantungkan lehernya.

Adapun, hasil pemeriksaan Inafis saat polisi ke TKP menyimpulkan, kematian Sutono baru terjadi sekitar delapan jam yang lalu.

Jatmiko memastikan, motif korban melakukan bunuh diri masih dalam penyelidikan. Sebab, dari hasil pemeriksaan sementara di internal keluarga dan tempat kerja, Sutono diketahui tak memiliki riwayat penyakit atau masalah.

"Korban tidak ada masalah di internal keluarga dan tempat kerja. Juga tidak memiliki riwayat penyakit dan permasalahan sehingga motif-nya belum kita ketahui," terang Jatmiko.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ngampar Bide Awali Pekan Gawai Dayak Kalbar

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:47 WIB
X