• Selasa, 17 Mei 2022

IPM Sanggau Rendah, Bupati Paolus Hadi Akui Banyak Orang Tua Tak Pentingkan Pendidikan

- Jumat, 13 Mei 2022 | 16:38 WIB
Ilustrasi IPM (net)
Ilustrasi IPM (net)

SANGGAU, Insidepontianak.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengakui salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IMP Sanggau) adalah dengan menaikkan level pendidikan, mengingat salah satu indikator dalam IPM tersebut adalah soal pendidikan 12 tahun.

IPM Sanggau itu sangat tergantung pendidikan, kesehatan maupun sejumlah faktor lainnya. Tapi, yang lebih diperhatikan adalah soal IPM-nya. Maka terus kita genjot agar tidak ada lagi anak putus sekolah di Sanggau ini,” kata Bupati Paolus Hadi.

Bupati Paolus Hadi pun memastikan program anak wajib sekolah akan jadi prioritas. Nantinya, tidak ada lagi anak putus sekolah.

Baca Juga: Lasarus Sebut Pemprov Kalbar Tak Punya Kemauan Perbaiki Jalan Siduk-Teluk Batang

“Kita akan memastikan di wilayahnya itu tidak ada lagi anak yang putus sekolah lagi,” kata Bupati Paolus Hadi.

Bupati Paolus Hadi menambahkan, terkait IPM Sanggau yang masih rendah, itu salah satunya tadi yang saya sampaikan, soal rata-rata pendidikan kita, itu mempengaruhi.

"Harusnya rata-rata pendidikan kita tinggi dan baik, itu juga dongkrak IPM Sanggau. Tentu ini kita dorong jangan sampai banyak yang putus sekolah, fasilitas ada," imbuh Bupati Paolus Hadi.

Bupati Paolus Hadi pun mendorong orang tua untuk menganggap pendidikan itu penting bahkan wajib karena ini salah satunya bisa mengangkat derajat orang tua.

“Orang tua harus terlibat. Masalah di Sanggau, banyak orang tua justru merasa pendidikan hari ini tidak penting. Hari ini tidak lagi kita bilang bahwa sekolah cukup kamu bisa baca dan tulis. Tidak bisa lagi sekarang. Jamannya beda," pungkas Bupati Paolus Hadi.

Saat ini, pemerintah mengikuti pola dan mekanisme belajar, seperti merdeka belajar. Di mana sudah ada 140 ribu sekolah-sekolah yang menerapkannya.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X