• Minggu, 22 Mei 2022

Survei Pontianak untuk Jadi Kota Layak Huni Dimulai

- Jumat, 13 Mei 2022 | 15:44 WIB
Eko Prihandono usai Rapat Persiapan Survei Kajian Kota Pontianak yang Layak Huni di Aula Rohana Muthalib, Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kamis (12/5/2022). (Insidepontianak.com)
Eko Prihandono usai Rapat Persiapan Survei Kajian Kota Pontianak yang Layak Huni di Aula Rohana Muthalib, Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kamis (12/5/2022). (Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Survei Kajian Kota Pontianak, Kalimantan Barat agar jadi Kota Layak Huni akan dimulai 15 Mei sampai 11 Juni 2022.

Survei Kota Layak Huni Pontianak ini merupakan bagian dari Proyek Sanitasi Inklusif Seluruh Kota Indonesia yang berasal dari Asian Development Bank (ADB). Di Indonesia, hanya dua kota yang dipilih ADB untuk program tersebut, yakni Pontianak dan Semarang.

Subkoordinator Litbang Ekonomi dan Pembangunan Bappeda Kota Pontianak, Eko Prihandono menjelaskan Survei Kota Layak Huni akan dilakukan 11 enumerator di 10 kelurahan yang dijadikan sampel. Antara lain kelurahan Tambelan Sampit, Kota Baru, Sungai Beliung, Batu Layang, Banjar Serasan, Sungai Jawi, Siantan Hilir, Bansir Laut, Siantan Tengah dan Benua Melayu Darat.

Baca Juga: Sadis, Anak Kandung Penggal Kepala Ayah Sendiri di Sajingan Kecil Kabupaten Sambas

"Akan ada 10 enumerator dan satu orang leader yang melakukan pengumpulan data dan wawancara di 10 kelurahan terpilih tersebut," jelas Eko Prihandono usai Rapat Persiapan Survei Kajian Kota Pontianak yang Layak Huni di Aula Rohana Muthalib, Kantor Bappeda Kota Pontianak, Kamis (12/5/2022).

Survei Kota Layak Huni kata Eko Prihandono, nantinya melibatkan para enumerator. Di mana mereka yang turun lapangan akan mewawancarai langsung warga di 10 kelurahan tersebut. Dalam kerja lapangan, mereka dibekali surat tugas dan telah berkoordinasi dengan Lurah dan pengurus RT/RW setempat.

"Total akan ada 2000 responden untuk survei ini. Para enumeratornya juga telah dilatih dan mengikuti pembekalan dari tim ADB dan konsultan lokal di Pontianak," jelas Eko Prihandono.

Sebelumnya, telah digelar Meeting and Survey Approval Letters City Livability Assessment Tahun 2022 oleh ADB pada pertengahan April lalu dan diikuti secara daring oleh pemangku kebijakan di Pemkot Pontianak.

Saat itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga menerima langsung Human Settelment Expert Asian Development Bank, Tiffany M Tran di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling dukung pengembangan Kota Pontianak untuk semakin nyaman ditinggali.

Baca Juga: 4 Fakta Dibalik Raihan WTP Berulang Pemda Sambas, dari Mulai Transparan hingga Fokus Evaluasi Menyeluruh

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ngampar Bide Awali Pekan Gawai Dayak Kalbar

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:47 WIB
X