• Selasa, 17 Mei 2022

Bangun Generasi Cerdas Sejak Dini, Uray Hendi Wijaya: Butuh Kerjasama Calon Ibu

- Rabu, 11 Mei 2022 | 16:13 WIB
Ilustrasi calon ibu yang tengah hamil (Pixabay.com)
Ilustrasi calon ibu yang tengah hamil (Pixabay.com)

SAMBAS, insidepontianak.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempua Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Uray Hendi Wijaya berharap calon ibu memahami untuk memulai membangun generasi cerdas dibutuhkan kerjasama sejak anak masih dalam kandungan.

Menurut Uray Hendi Wijaya, pemerintah tak bisa bekerja sendiri tanpa kerjasama masyarakat, terutama calon ibu dan keluarga terdekatnya, seperti suami.

“Calon ibu harus didukung lingkungannya. Suami harus siaga, kecukupan gizi seimbang. Pemerintah terus memberikan sosialisasi bagaimana peranan kuat calon ibu terhadap menciptakan generasi cerdas dan unggul,” ungkap Uray Hendi Wijaya.

Baca Juga: Atlet PABSI Kalbar Harap Disporapar Batalkan Perintah Pengosongan Mess Pelatih

Menciptakan generasi cerdas dan unggul bukan perkara gampang dan tak bisa cepat. Tapi membutuhkan proses. Namun, terpenting bagaimana memberikan pemahaman kepada calon ibu atau orang tua betapan pentingnya kepahaman saat ingin memiliki anak dan apa yang dibutuhkan untuk menciptakan generasi atau calon anak yang baik, terutama masa-masa pertumbuhan saat masih dalam janin si ibu.

Ini kata Uray Hendi Wijaya dalam rangka menghapus stunting di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang tengah digenjot maksimal.

Pihaknya kata Uray Hendi Wijaya berupaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di masa depan dengan program pencegahan stunting.

Uray Hendi mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut bekerjasama dengan BKKBN Provinsi Kalbar, DPR RI, dan diikuti seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Selakau.

"Untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, bebas dari stunting dan membangun SDM yang Berkemajuan perlu dilakukan sosialisasi secara massif kepada masyarakat. Sosialisasi program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting harus melibatkan semua lapisan masyarakat," kata Uray Hendi Wijaya.

Uray Hendi Wijaya mengatakan, sebagai upaya nyata yang dilakukan Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas untuk menurunkan angka stunting, pihaknya telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang diketuai oleh Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X