• Selasa, 17 Mei 2022

Sensus Penduduk 2020, Bahasan: Tak Miliki Data, Kita akan Banyak Kehilangan

- Rabu, 11 Mei 2022 | 14:18 WIB
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka pelatihan petugas sensus penduduk (Insidepontianak.com/Humas Pontianak)
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka pelatihan petugas sensus penduduk (Insidepontianak.com/Humas Pontianak)


PONTIANAK, insidepontianak.com - Data merupakan bagian terpenting dalam tata kelola pemerintahan. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan, data menjadi acuan dalam menjalankan roda pemerintahan, mulai dari data penduduk, kondisi perekonomian, kemiskinan dan lain sebagainya.

"Data itu bukan segalanya tetapi jika tanpa data kita akan kehilangan banyak hal," ujarnya usai membuka pelatihan petugas Sensus Penduduk 2020 Lanjutan di Hotel Harris, Rabu (11/5/2022).

Menurutnya, pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 selaras dengan pencanangan Sistem Satu Data Indonesia. Oleh sebab itu, ia berharap seluruh lapisan masyarakat mendukung dan mensukseskan program tersebut.

Baca Juga: Podcast Deddy Corbuzier Tema LGBT Bertentangan dengan Pancasila Dikritik DPR

"Sehingga dengan Satu Data Indonesia akan menghasilkan data yang terintegrasi, akurat, valid dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkap Bahasan.

Bahasan menambahkan data-data yang terhimpun itu bisa dengan mudah diakses pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Peran Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai sebuah institusi yang menghimpun dan menganalisis data sangat bermanfaat bagi program dan kepentingan pembangunan khususnya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dengan data yang valid dan akurat, maka akan memudahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam menyusun dan menganalisis program sehingga berdampak pada pembangunan.

“Misalnya data penduduk miskin, pertumbuhan ekonomi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta data terkait kebijakan dalam menyikapi pengendalian inflasi daerah,” tutur Bahasan.

Baca Juga: Gubernur Kaltara Sedih Harga Satu Sak Semen Satu Koma Lima Juta Rupiah Desak Buka Kran Moratorium

Bahasan berharap para petugas sensus bisa bekerja secara profesional dan maksimal dalam melakukan pendataan penduduk. Apalagi, Kota Pontianak sangat majemuk dengan adat dan budaya serta latar belakang penduduknya.

"Saya yakin di lapangan akan bertemu hal tersebut sehingga diharapkan tidak menjadi halangan atau hambatan dalam pelaksanaan sensus penduduk," pungkas Bahasan.***

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov Kalbar Kembali Raih WTP

Jumat, 13 Mei 2022 | 21:34 WIB
X