• Senin, 27 Juni 2022

Warga Ramai Ajukan Adopsi Bayi yang Ditemukan di Depan Panti Catur Dharma Yatim Pepabri

- Selasa, 10 Mei 2022 | 14:38 WIB
Warga temukan bayi baru lahir ditaruh di kardus dan diletakkan depan gerbang panti asuhan Catur Dharma Yatim Pepabri, Jalan Harapan Jaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, Senin (9/5/2022) siang (Insidepontianak.com/Ist)
Warga temukan bayi baru lahir ditaruh di kardus dan diletakkan depan gerbang panti asuhan Catur Dharma Yatim Pepabri, Jalan Harapan Jaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, Senin (9/5/2022) siang (Insidepontianak.com/Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bayi perempuan baru lahir, yang ditemukan di depan pintu gerbang Panti Asuhan Catur Dharma Yatim Pepabri, Jalan Harapan Jaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, Senin (9/5/2022) siang, dipastikan dalam kondisi sehat.

Bayi mungil yang viral di media sosial ini pun, membuat warga berbondong bondong mengajukan permohonan adopsi ke Puskesmas Gang Sehat. Akibatnya, Puskesmas sempat kewalahan melayani masyarakat.

"Kita sempat kewalahan. Setelah bayi ditemukan, ramai masyarakat yang mengajukan permohonan adopsi ke Puskesmas," kata Kepala UPTD Puskesmas Gang Sehat, Dokter Astari Nurtilawati kepada Insidepontianak.com, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Depan Panti Catur Dharma Yatim Pontianak Sempat Diberi Nama

Dokter Astari mengatakan, masyarakat mengetahui keberadaan bayi tersebut lewat pemberitaan di media massa. Akhirnya, mereka mendatangi Puskesmas Gang Sehat. Mereka berharap permohonan adopsi dapat dikabulkan.

"Tapi, kita kan tidak bisa memberikan rekomendasi. Kewenangan memberi adopsi berada di Dinsos Kota Pontianak," kata Astari.

Puskesmas Gang Sehat sendiri, hanya bertugas memberikan pertolongan pertama pada bayi. Hingga saat ini kondisi bayi dalam kondisi normal dan sehat.

Baca Juga: Warga Temukan Bayi Baru Lahir di Depan Panti Catur Dharma Yatim, Ada Sepucuk Surat yang Ditinggalkan

"Semuanya normal. Bayi juga sudah minum susu formula yang kita berikan, walau belum banyak karena masih bayi," terang Astari.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pontianak Fokus Pengentasan Kawasan Kumuh

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:11 WIB
X