• Minggu, 25 September 2022

Presiden China Xi Jinping Minta Penegasan Terkait Taiwan kepada Joe Biden

- Jumat, 29 Juli 2022 | 14:44 WIB
Arsip Foto - Joe Biden (kiri) saat masih menjabat Wapres AS bertemu Presiden China Xi Jinping dalam satu kesempatan di Balai Agung Rakyat China di Beijing.  (ANTARA/China Daily/mii/am)
Arsip Foto - Joe Biden (kiri) saat masih menjabat Wapres AS bertemu Presiden China Xi Jinping dalam satu kesempatan di Balai Agung Rakyat China di Beijing. (ANTARA/China Daily/mii/am)

BEIJING, insidepontianak.com - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden melakukan percakapan via telepon pada Kamis (28/7) malam waktu Beijing.

Dalam percakapan tersebut kedua kepala negara pemimpin ekonomi dunia itu membicarakan tentang isu Taiwan dan rivalitas China dan Amerika Serikat.

Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa, sejarah telah mencatat masalah Taiwan sudah sangat jelas dan nyata bahwa Selat Taiwan milik satu China.

"Pihak AS seharusnya menghormati prinsip satu China dan tiga Komunike Bersama China-AS terkait masalah ini," kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

Baca Juga: Bupati Satono Audiensi dengan Dirjen Kemenhub Bahas Pembentukan Rute Tol Laut

Sementara itu, Presiden Biden menyatakan bahwa kebijakan AS terhadap prinsip satu China tidak akan berubah.

"AS tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan," kata Biden sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri China (MFA).

Xi menambahkan bahwa pendekatan China-AS dengan menggunakan terminologi persaingan strategis dan melihat China sebagai ancaman merupakan kesalahan persepsi.

"Kedua belah pihak perlu menjaga komunikasi di semua tingkatan dan memanfaatkan semua saluran untuk mendukung hubungan bilateral," katanya.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X