• Minggu, 25 September 2022

Gunung Sakurajima di Jepang Dua Kali Erupsi Muntahkan Bebatuan hingga 2,5 Kilometer

- Senin, 25 Juli 2022 | 16:51 WIB
Asap abu menjulang ke langit setelah meletusnya Gunung Sakurajima di Kagoshima, barat daya Jepang, dalam foto handout yang diambil dan disiarkan oleh Badan Meteorologi Wilayah Kagoshima, Minggu (18/8). Letusan gunung berapi setinggi 1.117 meter, satu dari gunung berapi paling aktif di Jepang.  (REUTERS/Kagoshima Local Meteor)
Asap abu menjulang ke langit setelah meletusnya Gunung Sakurajima di Kagoshima, barat daya Jepang, dalam foto handout yang diambil dan disiarkan oleh Badan Meteorologi Wilayah Kagoshima, Minggu (18/8). Letusan gunung berapi setinggi 1.117 meter, satu dari gunung berapi paling aktif di Jepang. (REUTERS/Kagoshima Local Meteor)

TOKYO, insidepontianak.com - Gunung berapi di Sakurajima, Prefektur Kagoshima, barat daya Jepang, mengalami erupsi pada Senin dini hari untuk kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut, sehingga Badan Meteorologi Jepang memberlakukan tingkat kewaspadaan tinggi.

Belum ada laporan kerusakan saat gunung meletus kemarin, ketika Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi pada level tertinggi untuk gunung berapi Sakurajima.

Setelah terjadi letusan pada Minggu pukul 8.05 malam waktu setempat, Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi dari level 3 menjadi level 5 dalam skala 5 poin, menghimbau masyarakat untuk evakuasi.

Baca Juga: Dalam Sebulan Lima Kecelakaan Tambang Terjadi di China, 15 Pekerja Tewas

Jepang untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan level 5 untuk letusan gunung berapi.

Setelah terjadi letusan pada Minggu, yang memuntahkan bebatuan gunung berapi sejauh 2,5 kilometer, Perdana Menteri Fumio Kishida menginstruksikan pemerintahannya untuk segera mengumpulkan informasi tentang kerusakan yang terjadi dan membantu penduduk setempat untuk mengungsi.

Badan Metereologi Jepang mendesak masyarakat dalam radius tiga kilometer dari kawah Minamidake dan Showa waspada terhadap bebatuan yang jatuh, dan menyerukan kewaspadaan tinggi terhadap semburan batuan piroklastik bagi mereka yang berada dalam radius dua kilometer dari kawah.

Baca Juga: Ketum NasDem Surya Paloh Ajak Seluruh Elemen Bangsa Meneguhkan Politik Kebangsaan

Operator hotel setempat mengatakan kepada Kyodo melalui sambungan telepon bahwa para staf melakukan evakuasi sejalan dengan peringatan letusan.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X