• Minggu, 25 September 2022

Penjara Ekuador Rusuh, 13 Narapidana Tewas

- Selasa, 19 Juli 2022 | 16:40 WIB
Arsip - Narapidana penjara regional de Guayaquil memegang spanduk bertuliskan "Kami menginginkan perdamaian," "Hukum membunuh kami," "Perdamaian, tidak untuk kekerasan" setelah kerusuhan terburuk di negara itu pecah di Penitenciaria del Litoral, Guayaquil, Ekuador, 2 Oktober 2021. (ANTARA/Reuters/as)
Arsip - Narapidana penjara regional de Guayaquil memegang spanduk bertuliskan "Kami menginginkan perdamaian," "Hukum membunuh kami," "Perdamaian, tidak untuk kekerasan" setelah kerusuhan terburuk di negara itu pecah di Penitenciaria del Litoral, Guayaquil, Ekuador, 2 Oktober 2021. (ANTARA/Reuters/as)

QUITO, insidepontianak.com - Sebanyak tiga belas narapidana tewas dalam kerusuhan di sebuah penjara di kota Santo Domingo pada Senin, kata badan penjara Ekuador.

Peristiwa itu menjadi insiden terkini tentang kekerasan mematikan di dalam penjara di negara Andes itu.

Presiden Guillermo Lasso mengaitkan kekerasan di penjara tersebut dengan perseteruan antargeng untuk menguasai wilayah dan rute perdagangan narkoba.

Baca Juga: Seragam Persib Bandung Semakin Gahar, Ada Gelombang Nada Halo Bandung dan Corak Bunga Patrakomala

Tahun lalu, 316 tahanan tewas dalam kerusuhan di berbagai penjara di seluruh Ekuador.

Polisi dan angkatan bersenjata berhasil merebut kembali kendali penjara, kata badan penjara SNAI di Twitter. Sebelumnya, mereka menyebut insiden itu sebagai "perselisihan".

"Personel dari pusat melaporkan hingga sekarang 13 tahanan tewas dan dua terluka," kata SINAI, seraya menambahkan bahwa penghitungan akhir akan dilakukan oleh kantor jaksa agung.

Baca Juga: Dolar Jatuh terhadap Sekeranjang Mata Uang Utama Lainnya karena Kenaikan Suku Bunga The Fed Berkurang

Kekerasan di penjara Santo Domingo pada Mei lalu menyebabkan 43 kematian.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X