• Minggu, 25 September 2022

2.000 Wisatawan di Pulau Weizhou China Telantar karena COVID 19

- Senin, 18 Juli 2022 | 22:47 WIB
Sejumlah wisatawan bersembahyang di depan sesembahan di kawasan Danau Qinghai di Provinsi Qinghai, China, Senin (11/7/2022).  (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/hp)
Sejumlah wisatawan bersembahyang di depan sesembahan di kawasan Danau Qinghai di Provinsi Qinghai, China, Senin (11/7/2022). (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/hp)

BEIJING, insidepontianak.com - Lebih dari 2.000 wisatawan di Pulau Weizhou di wilayah China Selatan telantar setelah ditemukan 450 orang pengunjung terinfeksi COVID 19.

Semua tempat hiburan, tempat rekreasi, gedung bioskop, pusat kebugaran, kolam renang, bar, pemandian air hangat, panti pijat, arena permainan catur dan kartu, dan kafe di pulau wisata yang berada di Kota Beihai, Daerah Otonomi Guangxi, tersebut ditutup total sejak Minggu (17/7).

Kasus pertama tanpa gejala ditemukan pada 12 Juli 2022 di Kota Beihai yang kemudian bertambah menjadi 450 kasus pada Sabtu (16/7/2022).

Baca Juga: Miranda Goeltom Nilai Dunia Akui Kekuatan Ekonomi Indonesia

Komisi Kesehatan Guangxi kepada pers, Senin, menyebutkan bahwa kasus di Beihai telah menjalar ke beberapa kota lain di daerah itu, seperti Nanning, Guilin, Hezhou, dan Chongzuo.

Beihai merupakan salah satu resor wisata terkenal di Guangxi yang memiliki sejumlah objek wisata, seperti Pantai Perak dan Pulau Weizhou yang terbentuk dari bekas letusan gunung api.

Pada musim liburan tahun 2021, objek wisata itu telah menerima 2,1 juta wisatawan.

Baca Juga: Keberadaan IKN Nusantara Diharapkan Bawa Kemajuan Kesejahteraan Daerah Sekitarnya

Dengan adanya 29 objek wisata berkelas A, kota itu telah meraup pendapatan 14,6 juta yuan atau sekitar Rp32,4 miliar pada tahun lalu.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X