• Rabu, 5 Oktober 2022

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Lengser, Perdana Menteri Gantikan Sementara

- Jumat, 15 Juli 2022 | 19:08 WIB
Orang-orang menari saat merayakan pengunduran diri Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa di Kolombo, Sri Lanka, Kamis (14/7/2022). Rajapaksa mengundurkan diri dari jabatannya dan kabur ke Singapura di tengah krisis ekonomi yang melanda Sri Lanka. (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi/rwa.)
Orang-orang menari saat merayakan pengunduran diri Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa di Kolombo, Sri Lanka, Kamis (14/7/2022). Rajapaksa mengundurkan diri dari jabatannya dan kabur ke Singapura di tengah krisis ekonomi yang melanda Sri Lanka. (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi/rwa.)

KOLOMBO, insidepontianak.com - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa resmi lengser setelah parlemen menerima surat pengunduran dirinya pada Jumat, setelah dia melarikan diri ke Singapura untuk menghindari pemberontakan rakyat yang dipicu krisis ekonomi terburuk dalam tujuh dekade.

Sampai parlemen memilih presiden baru pada Rabu (20/7) mendatang, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe akan menjadi presiden sementara Sri Lanka meskipun pengunjuk rasa juga menuntut dia mundur dari pemerintahan.

"Dari titik ini, kami akan bergerak untuk menunjuk presiden baru secara konstitusional," kata anggota parlemen Mahinda Yapa Abeywardena kepada wartawan, setelah menerima surat pengunduran diri Gotabaya Rajapaksa malam sebelumnya.

Baca Juga: Polsek Neglasari Tangkap Pelaku Penipuan Modus Buka Lowongan Kerja di Facebook

"Itu akan terjadi dengan cepat dan sukses. Saya meminta semua orang untuk mendukung proses ini," kata Abeywardena melanjutkan.

Abeywardena mengatakan dia berharap untuk menyelesaikan proses pemilihan presiden baru dalam tujuh hari dan parlemen akan berkumpul kembali pada Sabtu (16/7), ketika anggota parlemen akan secara resmi diberitahu tentang kekosongan posisi presiden.

Parlemen Sri Lanka akan memilih presiden baru pada 20 Juli.

Wickremesinghe adalah pilihan pertama dari partai yang berkuasa untuk mengambil alih kursi presiden, meskipun belum ada keputusan yang diambil.

Baca Juga: Menkeu Amerika Serikat Sebut Perang Rusia dan Ukraina Merugikan Fiskal Global

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X